Majalengka, hariandialog.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka dibawah kepemimpinan Bupati H. Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan dalam program 100 hari kerjanya melakukan inovasi ” Gerakan Ngantor Berduha “,dilaksanakan di Masjid Agung Al Imam sekaligus louncing setelah apel pagi di lingkungan Setda majalengka,senin (3/3).
Terobosan baru ini di sambut antusias para pegawai pemkab Majalengka,nampak hadir PJ.Sekda Aeron Randi,para kepala OPD,staf Ahli,para camat dan seluruh ASN setempat.

Bupati Majalengka, H. Eman Suherman mengatakan program ” Gerakan Ngantor Berduha ” merupakan salah satu program dalam 100 hari menjabat Bupati Majalengka bersama Wakil Bupati.
Munculnya ide ini sebagai bentuk untuk meningkatkan ketaqwaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK di lingkungan Pemkab Majalengka harus selalu Istiqomah beribadah pada Allah SWT.
” Salat dhuha merupakan salah satu salat ibadah sunah yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Selain itu shalat duha memiliki keutamaan besar di sisi Allah, salat dhuha juga memberikan banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari makanya kita sebelum bekerja awali dengan salat Dhuha dulu sekaligus berdoa pada Allah SWT,” kata Bupati Eman.
Menurut bupati,gerakan Sholat dhuha bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka ini dapat menjadi pelopor bagi masyarakat, bahwa kita semua gemar membaca Al Qur’an.”saya dan Wabup sampaikan apresiasi atas terlaksananya gerakan ngantor bedhuha.” Ungkapnya.
“Kami harapkan tidak hanya pada saat gebyar louncing tapi harus diterapkan seterusnya setiap hari di semua OPD dan dilaksanakan di lingkungan Kecamatan, Kelurahan/Desa yang ada di Kabupaten Majalengka,” ujar mantan sekda. (Yub)
