
Indramayu,hariandialog.co.id- Pemerintah Kabupaten Indramayu yang di pimpin Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, menunjukan bnyak manfaat untuk masyarakat Indramayu.
Dalam kurun waktu Januari sampai dengan Juli 2026 capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Indramayu perlu diapresiasi.
Seperti halnya capaian 1. di bidang Kesehatan; Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah Bupati Lucky Hakim berkomitmen meningkatkan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan, pengembangan rumah sakit milik pemerintah daerah dan penguatan Puskesmas. Cakupan Peserta JKN per Agustus 2026 mencapai 99,81% dengan tingkat keaktifan peserta 78,57% dari 80%, termasuk telah mendaftarkan 541.445 jiwa sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU-BP) melalui APBD sebesar Rp233,8 miliar. 2. Dibidang Pertanian;
Luas total Lahan Baku Sawah: 124.517 hektar, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B): 92.888 hektar. Target Produksi Padi Gabah Kering Giling (GKP) 1,7 juta ton. Peningkatan produksi padi melalui: Pemberian bantuan alat-alat pertanian seperti mesin pompa air, normalisasi saluran, pembangunan irigasi perpompaan, Jaringan Irigasi Air Tanah, pengaturan gilir-giring air. Produksi Mangga 114.000 ton/tahun.3. 3. Sementara dibidang Infrastruktur;perbaikan Jalan Lingkungan: 20.298 meter. Jalan Desa: 31.200 meter. Jalan Kabupaten: 23.160 meter. Normalisasi sungai dan saluran pembuang sepanjang 60.170 meter. Peningkatan Jaringan Irigasi Permukaan sepanjang 6.110 meter meter Penerangan Jalan Umum (PJU) 3.199 titik PJU sampai Desember 2026.
4. Di Bidang Pendidikan;
Peningkatan sarana/prasarana pendidikan sebanyak 322 sekolah mulai jenjang TK, SD dan SMP mendapat program revitalisasi, rehabilitasi, maupun pembangunan Ruang Kelas Baru. Bantuan Meubelair SD 2.254 set, dan Bantuan Meubelair SMP 1.856 set.
5. Bidang Rutilahu;
Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 310 unit, terdiri dari 22 unit dari APBD dan 288 unit BSPS (APBN).
6. Bidang Industri;
penyiapan pengembangan 6 Kawasan Peruntukan Industri (KPI) di wilayah Sukra, Patrol-Kandanghaur, Losarang, Balongan-Juntinyuat, Krangkeng, Tukdana seluas 14.110 hektare di luar Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Mendukung kawasan Rebana dan Metropolitan.
7. Di Bidang Perikanan;
Premi Asuransi Ketenagakerjaan Nelayan/Perlindungan Nelayan Kecil di bawah 10 Gross Ton untuk 1.000 nelayan senilai Rp201 juta dari APBD Kabupaten Indramayu.
8.Bidang Sosial;Sekolah Rakyat berlokasi di Desa Cikawung Kecamatan Terisi, Tahun Ajaran 2026 dengan jumlah peserta didik 370 siswa. Sekolah Rakyat berdiri di lahan kurang lebih 10 hektar, memiliki kapasitas sampai 1.000 siswa.
9.Bidang Pemerintahan Desa;Sudah terbangun 200 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari target 317 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
10.Bidang Pemerintahan;Pemerintah Kabupaten Indramayu berhasil meraih peringkat ke-5 Nasional dan peringkat ke-3 di Provinsi Jawa Barat dalam bidang Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) tahun 2025.
11. Dan Penegakan Perda No. 15/2006 tentang Pelarangan Mihol di Kabupaten Indramayu.
Pencapaian Pemerintah Kabupaten Indramayu yang di pimpin Lucky hakim dan Syaefudin, banyak diapresiasi warga, seperti halnya tokoh masyarakat
komplek BTN Pepabri Desa Terusan Kecamatan Indrmayu Mardani, saat dimintai komentarnya mengatakan, kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin sebagai bupati dan wakil bupati Indramayu sangat dirasakan masyarakat khususnya dibidang kesehatan cakupan peserta JKN mencapai 99,81 %. Itu betul-betul memperhatikan masyarakat yang terbantukan akan kesehatannya, ujarnya.
Sementara itu, tokoh pemuda Kelurahan Paoman Kecamatan/Kabupaten Indramayu Puji Adi Penebas yang mengapreasiasi bidang perikanan, yang mana warga Kelurahan Paoman banyak yang menjadi nelayan yang diasuransikan sebagai perlindungan nelayan kecil, tuturnya.
Begitu juga yang dikatakan Ketua Komunitas Masyarakat Pers Anti Kekerasan dan Korupsi (MOMPAKK) Indramayu Dadang Hermawan, mengapresiasi atas ketegasan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam Penegakan Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 15/2026 Tentang Pelarangan Minimal Beralkohol (Mihol), karena banyak tindak kejahatan juga berawal dari Mihol, tandasnya.(Dadang).
