
Deli Serdang, hariandialog.co.id
Di tengah berbagai pemberitaan miring yang belakangan menyeret namanya, sosok Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, kembali menjadi perbincangan publik. Namun kali ini bukan karena polemik, melainkan karena pesan bijak yang dinilai menyentuh banyak kalangan.
Dalam sebuah unggahan yang beredar luas, dr. Asri Ludin Tambunan tampil sederhana dengan kutipan kuat: “Kebaikan tidak selalu terlihat, tetapi dampaknya selalu terasa.” Kalimat itu kini ramai diperbincangkan masyarakat Deli Serdang dan media sosial, terlebih di tengah berbagai isu yang sempat menyerangnya.
Sebagai kepala daerah yang resmi menjabat sejak Februari 2025, Asri Ludin Tambunan dikenal memiliki latar belakang kuat di dunia kesehatan sebelum masuk ke panggung politik. Ia juga beberapa kali menegaskan pentingnya reformasi pelayanan publik dan percepatan birokrasi di lingkungan Pemkab Deli Serdang.
Sejumlah warga menilai, pesan dalam unggahan tersebut seolah menjadi jawaban halus atas berbagai tudingan dan narasi negatif yang berkembang. Banyak yang melihat bahwa kepemimpinan tidak selalu diukur dari seberapa keras bicara, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
“Kadang orang hanya melihat permukaan. Tapi kerja nyata itu hasilnya dirasakan pelan-pelan,” ujar seorang warga Lubuk Pakam yang enggan disebutkan namanya.
Belakangan, langkah-langkah pembenahan birokrasi yang dilakukan Pemkab Deli Serdang di bawah kepemimpinan Asri juga menjadi perhatian. Mulai dari rotasi pejabat hingga percepatan pelayanan publik menjadi bagian dari agenda yang terus didorong pemerintah daerah.
Di tengah derasnya kritik dan sorotan, pesan sederhana yang dibagikan itu justru dinilai menjadi pengingat bahwa dalam dunia politik dan pemerintahan, tidak semua kerja baik harus diumbar. Namun ketika manfaatnya dirasakan masyarakat, itulah bukti sesungguhnya.
Kini, publik Deli Serdang menunggu, apakah badai isu miring akan berlalu, atau justru semakin menguatkan posisi sang bupati di mata masyarakat? Yang jelas, satu pesan yang kini ramai digaungkan adalah kebaikan mungkin tak selalu terlihat, tapi jejaknya akan selalu terasa.(HM)
