
Deli Serdang, hariandialog.co.id -Kabar tak sedap di Deli Serdang dihebohkan oleh kabar dugaan penunggakan biaya sewa mobil yang melibatkan seorang oknum perwira TNI berinisial Kapten PS. Oknum perwira yang berdinas di salah satu satuan militer ini diduga belum melunasi sisa pembayaran kepada pihak jasa rental mobil PT Naga Auto Rent dan beliau sulit dihubungi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula ketika Kapten PS menyewa satu unit mobil Toyota Calya pada 7 Februari 2026 lalu. Kendaraan tersebut disewa selama 47 hari untuk keperluan operasional mendukung kegiatan seleksi penerimaan anggota TNI.
Persoalan mulai muncul saat masa sewa berakhir pada 25 Maret 2026. Pihak manajemen PT Naga Auto Rent harus menjemput sendiri unit mobil tersebut di sebuah warung kopi dan bukan dikembalikan langsung oleh penyewa.
Secara rincian, total biaya sewa selama hampir tujuh pekan tersebut mencapai Rp11.750.000. Namun, Kapten PS baru membayar sebesar Rp5.100.000, sehingga menyisakan kekurangan pembayaran atau tunggakan sebesar Rp6.650.000.
Pihak manajemen PT Naga Auto Rent menyayangkan sikap sang perwira yang dinilai tidak bertanggung jawab dan kurang profesional.
“Saat mobil dijemput di salah satu kede kopi di Galang, Kapten PS berjanji akan segera melunasi sisa pembayaran. Namun setelah itu, saat ditagih melalui pesan pribadi, responnya sangat lambat. Hanya memberikan janji-janji tanpa ada kepastian,” ungkap Sinaga selaku pemilik rental.
Hingga berita ini diturunkan, Sinaga pemilik rental masih menunggu itikad baik dan respon positif dari Kapten PS untuk segera menyelesaikan kewajiban administrasinya.(HM)
