Kendal, hariandialog.co.id.- – Ribuan peternak ayam petelur di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor bupati Kendal, Senin (10/8/2026) sebagai bentuk protes terhadap anjloknya harga telur di pasaran.
Dalam aksi tersebut, para peternak membagikan sekitar 15.000 ayam petelur secara gratis kepada masyarakat.
Anjloknya harga telur di pasaran membuat para peternak di Kendal mengalami kerugian karena biaya produksi, terutama pakan ayam, terus meningkat.
Pantauan Beritasatu.com, Senin (10/8/2026) siang di lokasi, menunjukkan sejumlah peternak menggunakan mobil untuk membagikan ayam secara gratis kepada masyarakat di kawasan Alun-alun Kendal. Warga yang mengetahui pembagian tersebut langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk mendapatkan ayam.
Dalam orasinya, para peternak menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Salah satunya meminta kebijakan untuk menurunkan harga pakan ayam. Pasalnya, biaya pakan disebut mencapai sekitar 70% dari total biaya produksi peternakan.
Ketua Paguyuban Peternak Ayam Kabupaten Kendal, Suwardi, mengatakan pemerintah perlu segera mengambil langkah untuk menyelamatkan keberlangsungan usaha peternak ayam petelur.
“Kami meminta pemerintah menurunkan harga pakan ayam dan menaikkan harga telur agar peternak tidak terus mengalami kerugian,” ujar Suwardi dalam aksi tersebut, tulis berita1. (nanang, 01)
