Jakarta,hariandialog.co.id.- Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memberikan bantuan terhadap warga lingkungan Adhyaksa yang terdampak kenaikan bahan pangan lantaran Covid19 yang masih terus melanda Indonesia, dan juga kepada korban bencana alam gempa bumi di Cianjur.
Tak hanya itu, pada Jumat (2/12/22) wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) juga mendapat bantuan sembako dari Kejaksaan Agung, berupa minyak goreng, gula pasir, kopi, beras, teh celup, kopi dan sardens serta ketchup.
Bantuan yang dirangkai dalam program “Kejaksaan RI Peduli” itu diserahkan langsung kepada perwakilan oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kamis (1/12/22).
Sebanyak 5.393 paket sembako yang terdiri dari beras, minyak dan kebutuhan bahan pokok lainnya untuk Forwaka, seluruh pegawai, anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat, Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA), personel TNI/Kepolisian RI, dan tenaga pramu bakti di lingkungan Kejagung.
Menyingkapi kepedulian Korps Adhyaksa, Ketua Forwaka Zamzam Siregar mengapresiasi kepedulian Jaksa Agung beserta jajarannya yang hingga saat ini masih memperhatikan insan pers.
“Kami mengapresiasi kepedulian Jaksa Agung Burhanuddin dan insan Adhyaksa. Saya selaku ketua, akan segera mendistribusikan kepada teman-teman, semoga bermanfaat,” kata Zamzam Siregar usai menghadiri penyerahan sembako oleh Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (01/12/22)
Sementara itu, Jaksa Agung Sanitar Burhanuddin yang didampingi Wakil Jaksa Agung Sunarta,JAM Pidum, JAM Pidmil, Karo Peg, dan Karo Umum, serta pejabat teras Kejagung lainnya, mengatakan pemberian bingkisan ini dalam rangka meringankan kebutuhan pokok sehari-hari di tengah-tengah terjadi kenaikan harga yang terjadi. “ Juga dapat mempererat silahturahmi, persaudaraan dan hubungan harmonis antar sesama di lingkungan Kejagung,” kata Jaksa Agung.
Adapun pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat, berupa 1.000 paket sembako, 1.000 selimut, 200 dus mie instan, 110 set terpal, 100 dus obat-obatan dan 100 dus perlengkapan bayi.
Bantuan ini, sebagai bentuk rasa empati dan kepedulian sosial Kejagung kepada seluruh para korban bencana alam tersebut.
Selain itu, Kejagung juga mengirimkan barang inventaris kantor berupa 30 unit meja kerja, 60 unit kursi kerja, 10 buah filling cabinet, 10 unit mobile drawer, 12 unit PC, 12 unit printer, 1 speaker portable bluetooth, 1 unit Logitech video conference, 30 unit container box roda, serta 2 unit TV dan bracket, guna mendukung pelayanan hukum kepada masyarakat pasca kerusakan sarana dan prasarana di kantor Kejaksaan Negeri Cianjur akibat gempa bumi 21 November 2022 lalu.
Burhanuddin menambahkan, penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk keikhalasan Kejaksaan terhadap warga Cianjur. Sehingga, Dia meminta bantuan yang diberikan dapat diterima tanpa melihat isi yang diberikan. (Het)
