Jakarta,hariandialog.co.id. – Jaksa Agung melakukan promosi dan rotasi pejabat eselon 2 sebanyak 25 orang dan eselon 3 sebanyak 155 orang.
Dimana untuk promosi dan rotasi eselon 2 tersebut tertuang dalam Keputusan Jasksa Agung Republik Indonesia Nomor 180 Tahun 2024 tanggal 9 Agustus 2024 Tengang: Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Diantara ke-25 pejabat struktural yang mendapat promosi dan mutasi tersebut diantaranya; Kuntadi SH.MH. sebagai Kajati Lampung (sebelumnya Dirdik Pidsus pada JAM Pidsus), Dr Abd. Qohar AF., menjabat sebagai Dirdik pada JAM Pidsus (sebelumnya menjabat Dirtut pada JAM Pidsus),Setiawan Budi Cahyo sebagai Wakajati Jatim (sebelumnya sebagai Wakajati Bengkulu), Basuki Sukardjono sebagai Direktur Sosial,Budaya dan Kemasyarakatan pada JAM Intelijen (jabatan lama Wakajati Jatim), Sutikno menjadi Dirtut pada JAM Pidsus jabatan lama Wakajati DKI Jakarta.
Selain itu, Danang Suryo Wibowo menjabat Wakajati DKI Jakarta sebelumnya sebagai Wakajati Kalsel, Dr Mukhlis dari Aswas Kejati Jabar mendapat promosi sebagai Koordinator pada JAM Intel, Hari Wibowo sebagai Wakajati Kepulauan Babel yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada JAM Pidum, Yuni Daru menjadi Kajati Sumatera Barat sebelumnya menjabat sebagai Wakajati Banten, Amiek Mulandari jabat Kajati Kalimantan Utara jabatan sebelumnya Wakjati D.I Yogykarta, Dwi Antoro menjabat Wakjati DI Yogyakarta sebelumnya sebagai Koordinator pada JAM Intelijen.
Sedangkan mutasi dan promosi eselon 3 tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: Kep-IV-11653/C/08/2024 tanggal 9 Agustus 2024.
Mereka yang mendapat promosi dan mutasi diantaranya;Dr Iwan Ginting sebagai Kasub Pengamanan dan Pembangunan Infrastruktur Kawasan dan Sektor Strategis Lainnya pada Direktorat Pengamanan Pembangunan Strategis JAM Intelijen yang sebelumnya sebagai Aspidsus Sumut, Helena Octavianne menjadi Kajari Garut yang sebelumnya sebagai Aswas Kejati Jambi, Muhammad Iqbal dari Kajari Kabupaten Gorontalo menjadi Kajari Mandailing Natal, Joko Budi Darmawan sebagai Kajari Surabaya mendapat promosi sebagai Aspidum Kejati Jatim, Ajie Prasetia jabat sebagai Kajari Surabaya sebelumnya sebaqai Asintel Kejati Banten, Asmadi dari Asbin Kejati Sumsel menjadi Irmud pada Inspektorat V pada JAM Was, Johnny William Parde sebelumnya Kajari Palembang menjadi Irmud II pada JAM Was, Hutamrin mendapat promosi menjadi Kajari Palembang sebelumnya sebagai Kepala Subdirektorat Pemantauan pada Direktorat Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada JAM Intel, Wahyu Sabarudin dari Aspidsus Kejati Jateng menjadi Kepala Subdirektorat Pemantauan pada Direktorat Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada JAM Intel, Lingga Nuarie dari Kasi Intel Kejati Jakbar menjadi Koordinator pada Kejati Jateng,
Satria Irawan sebagai Kajari Halmera yang seblumnya menjabat Koordinator pada Kejati Kalsel, Hardiman dari Aspidsus Kejati Sumbar, menjadi Kasubdit Prapenuntutan pada Direktorat Tindak Pidana Teroris dan Lintas Negara pada JAM Pidum, Reopan Saragih mendapat promosi sebagai Kajari Kutai Timur yang sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Jatim, dan Beni Putra sebagai Kajari Ogan Komering Ulu sebelumnya menjabat sebagai Kabag TU Kejati Jambi. (Het)
