
Majalengka .hariandialog.co.id – Penjabat Bupati Majalengka Dedi Supandi Sidak ke Puskesmas Munjul Kabupaten Majalengka, berhubung Adanya laporan dari masyarakat tentang pelayanan yang kurang maksimal di puskesmas Munjul di dampingi Plt BKPSDM Ikut langsung melihat situasi pelayanan Puskesmas Munjul Kecamatan Majalengka, Senin (23/9)
Kata Dedi Supandi,”sidak kali ini dilakukan dalam rangka sejauh mana pelayanan kesehatan penanganan penurunan stunting di Kabupaten Majalengka dan akan terus dilakukan pengecekan terhadap stake holder yang lainnya terkait penanganan stunting di Majalengka” kata Dedi.
Dedi Supandi menilai pelayanan berjalan dengan baik dan tidak terhambat, akan tetapi menemukan Kepala Puskesmas tidak ada ditempat tugas dan ini membuat kecewa Pj Bupati Dedi Supandi.
Pentingnya manajemen kepemimpinan yang dinilai kurang baik dimana komunikasi dalam kantor dirasa kurang baik dan ini terbukti dengan tidak sinkronnya data tentang penurunan stunting di wilayah Puskesmas Munjul dimana antar penanggungjawab saling lempar untuk menjawab data tersebut .
“Bagaimana mau menangani stunting apabila datanya saja tidak tahu, seharusnya tenaga kesehatan yang berada di puskesmas sebagai ujung tombak harus lebih tahu, tapi ini saling lempar “, ungkap Dedi kecewa.
Tidak adanya Kepala Puskesmas di tempat kerja ” Kami kecewa karena tidak ada di tempat padahal ini saat jam kerja untuk melayani”. Bagaimana mau meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat jika pimpinannya kepala Puskesmas tidak datang tepat waktu ke puskesmas Munjul.
Perilaku tidak disiplin Kepala Puskesmas Munjul ini akan dilaporkan ke Kepala BKPSDM selaku penanggungjawab kepegawaian dan akan segera ditindaklanjuti sesuai aturan dan norma kepegawaian apalagi ini berkaitan dengan TPP untuk tenaga kesehatan yang akan dinaikan,ucap Dedi Supandi.
PLT.Kepala BKPSDM , H. Gatot Sulaeman membenarkan bahwa adanya laporan dari masyarakat terkait kinerja pegawai di puskesma sehingga PJ. Bupati Majalengka Dedi Supandi melakukan sidak ke puskesmas Munjul.
” Kita akan segera memberikan surat panggilan untuk kepala puskesmas terkait sidak tadi , dan akan dijadikan pegangan bagi BKPSDM untuk memberikan teguran surat peringatan sesuai dengan hasil keterangan nanti ,”kata H. Gatot Sulaeman.(Ayub)
