Lombok Utara, hariandialog.co.id.- Kasus kematian mahasiswi
Universitas Mataram (Unram) Ni Made Vaniradya memasuki babak baru.
Korban ternyata bukan dibunuh begal, melainkan oleh teman prianya
bernama Radiet Adiyansyah (19).
Made Vaniradya ditemukan tewas di Pantai Nipah, Desa
Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara , Nusa Tenggara Barat (NTB),
pada Rabu, 27 September 2025.
Polisi mengungkap fakta-fakta terbaru kasus pembunuhan
mahasiswi Unram. Berikut rangkumannya.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lombok Utara AKBP Agus
Purwanta menegaskan keterangan Radiet sebelumnya yang menyebut
peristiwa itu sebagai pembegalan hanyalah upaya menutupi perbuatannya.
Ia memastikan bukti-bukti yang dikumpulkan penyidik secara konsisten
mengaitkan Radiet dengan lokasi kejadian dan korban.
Salah satu bukti penting adalah hasil analisis DNA dari
Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Sampel DNA
tersebut ditemukan pada sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah
bambu, lima batu, pakaian, serta bercak darah dan swab, tulis dtc.
(harun-01)
