Jakarta, hariandialog.co.id.- Musim hujan sudah hampir usai.
Tapi, sebagian jalan bebas hambatan (tol) berlobang-lobang. Akibatnya
para pengemudi harus berhati-hati.
Para pengemudi harus berhati hati karena kendaraan yang di
depan ataupun di sampingnya berusaha mengelakkan agar tidak melewati
jalan berlobang. Sehingga, kalau tidak hati hati baik saat berada di
belakang maupun di depan bisa berakibat fatal alias tabrakan.
“Yah, kita mau bilang apa dan biasa usai musim hujan,
jalan tol yang kurang baik pekerjaannya baik saat menambal langsung
rusak dengan hadirnya lobang dan lobang. Jadi kita hanya bisa berdoa
selamat sampai tujuan saat berada menggunakan jalan tol,” kata
Hijaratul yang bekerja di daerah BSD sementara tempat tinggalnya di
daerah Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
Apalagi kata Hijaratul bila pengemudi kendaraan kecil
mengikuti kendaraan besar seperti truk harus berhati-hati di
belangkannya. “Kita mengikutinya karena badannya lebar main jalan
terus sementara lobang kalau ada di tengah-tengah dilewati. Jadi yang
kita di belakangnya terkena lobang. Jadi kalau kita gugup atau kurang
konsentrasi bisa banting stir ke kanan atau kekiri yang bisa berakibat
fatal alias tabrakan,” terangnya yang setiap hari harus melalui jalan
tol JOR TB Simatupang.
Begitu juga saat wartawan menuju Bitung dan kembali lagi
ke Jakarta melalui jalur Tengah juga menemui beberapa titik jalan tol
Jakarta – Tangerang dan sebaliknya yang berlubang-lubang. “beberapa
pengemudi mobil pisang mentah yang ditemui di rest area arah Jakarta
dari Tangerang mengaku harus ekstra hati hati. Kita bawa muatan berat
harus memperlambat kecepata karena banyak lubang,” aku Udin bercerita
kepada redaksi koran ini. (bing-01)
