
Denpasar-hariandialog.co.id – Jumlah investor Pasar Modal wilayah Bali masih tetap menunjukkan pertumbuhan tinggi yaitu mencapai double digit dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya. Pada Desember 2024, jumlah investor saham di Bali sebanyak 143.402 Single Investor Identification (SID) atau tumbuh 22,83 persen yoy. Demikian juga dengan jumlah investor Reksa Dana dan SBN yang masing-masing tumbuh sebesar 25,68 persen yoy dan 23,18 persen yoy.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan ( OJK Prov.Bali, Kristrianti Puji Rahayu menjelaskan, Nilai kepemilikan saham di Bali mencapai Rp5,3 triliun atau tumbuh 18,22 persen yoy meningkat relatif tinggi dibandingkan Desember 2023 yang sebesar 8,44 persen yoy. Sementara itu, nilai transaksi saham sebesar Rp3,9 triliun, tumbuh 71,16 persen yoy, meningkat relatif tinggi dibandingkan posisi Desember 2023 sebesar 6,49 persen yoy.
Sedangkan Perkembangan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Modal Ventura tercatat Piutang Pembiayaan Perusahaan Pembiayaan di Bali posisi Desember 2024 masih tumbuh double digit, walaupun melandai dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Pembiayaan dari Perusahaan Pembiayaan di Bali mencapai Rp12,08 triliun, tumbuh 12,42 persen yoy, lebih rendah dibandingkan posisi Desember 2023 yang tumbuh sebesar 20,37 persen yoy.
Pembiayaan didominasi pada Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (market share 29,49 persen) serta pembiayaan kepada Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya (market share 13,56 persen).
Di sisi lain, tingkat pembiayaan bermasalah relatif rendah dan terkendali. Tingkat Non Performing Financing (NPF) posisi November 2024 sebesar 0,93 persen, membaik dibandingkan posisi Desember 2023 yang sebesar 1,15 persen.
Sementara itu, penyaluran pembiayaan melalui Modal Ventura di Provinsi Bali sebesar Rp 90,95 miliar dengan pertumbuhan sebesar 9,49 persen yoy, meningkat dibandingkan Desember 2023 terkontraksi 1,35 persen yoy. Tingkat Non Performing Financing (NPF) Modal Ventura posisi Desember 2024 relatif rendah dan terkendali yaitu sebesar 1,22 persen, membaik dibandingkan Desember 2023 yang sebesar 1,50 persen. ( NL )
