Jakarta, hariandialog.co.id – Situasi di beberapa kota besar mulai kondusif pasca kerusuhan demonstrasi yang terjadi sejak 25 Agustus 2025. Selain itu, dukungan warga terhadap aparat keamanan juga terlihat jelas di berbagai daerah. Hal ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Seperti halnya yang dilakukan tokoh masyarakat, aparatur pemerintahan, dan organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan, menggelar Deklarasi Damai bertajuk “Jaga Jakarta” pada Rabu (03/09/25) pagi.
Acara tersebut digelar di kantor Kecamatan Pancoran dan dihadiri Camat
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur, S.E., M.M., Danramil Mampang Prapatan Mayor Inf. Sugiyanto, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, dan Ormas.
Dalam deklarasi tersebut, seluruh Masyarakat Kecamatan Pancoran Jaksel sepakat menolak segala bentuk tindakan anarkis dan menyatakan siap menjaga ketertiban serta keamanan bersama mengingat kondisi di berbagai daerah yang kurang kondusif dengan adanya Aksi-aksi dari beberapa Aliansi Mahasiswa, buruh dan yang lainnya. Gerakan ini bertujuan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di DKI Jakarta untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan bersama.
Kompol Mansur, S.E., M.M. menyampaikan terima kasih atas kehadiran para tokoh agama, ormas Islam, hingga organisasi kepemudaan yang terus menjaga kondusifitas wilayah. “Alhamdulillah, sampai hari ini Wilayah Pancoran Jaksel tetap dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Hal ini tentu berkat peran para kiai, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, serta semua komponen di wilayah.” ujarnya.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk segera berkoordinasi dengan Muspika, Kecamatan , Kelurahan, Ketua MUI Kecamatan, Polri, TNI, tokoh pemuda, dan ormas dalam menjaga stabilitas di wilayah masing-masing. Menurutnya, pertemuan di tingkat kecamatan sudah banyak dilaksanakan dan membuahkan testimoni positif dari para tokoh agama setempat.(Tile)
