Jakarta, hariandialog.co.id.- Analis Pelanggaran HAM Komnas HAM Nina
Chesly menyampaikan temuan fakta terkait meninggalnya seorang tahanan
narkoba Polres Jakarta Selatan bernama Freddy Nicolaus. Diduga tahanan
sempat dimintai uang senilai Rp15 juta oleh oknum polisi untuk biaya
kamar tahanan.
Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni
mengaku geram atas temuan ini. Dia pun menyesalkan mengapa kejadian
tewasnya tahanan seperti ini kerap terjadi, dan meminta kepolisian
agar mengusut tuntas kasus ini dan hal seperti ini tidak bisa
dibiarkan begitu saja.
“Lagi-lagi kita mendengar berita tentang tewasnya tahanan
karena dugaan penganiayaan, dan ini benar-benar mengusik hati nurani
kita semua. Hal seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena
sangat menyalahi prinsip-prinsip HAM. Karenanya saya meminta kepada
Polri agar menindak lanjuti temuan dari Komnas HAM, usut tuntas semua
pelaku yang terlibat,” kata Sahroni kepada wartawan, Kamis
(21-04-2022) seperti dikutip sindonews.
Selanjutnya, politikus Partai Nasdem ini menyebut bahwa
upaya perbaikan kondisi lapas harus menjadi perhatian utama semua
pihak, terutama penegak hukum. Pasalnya, tahanan juga memiliki hak-hak
dasar untuk bisa mendapatkan akses terhadap rasa aman dan terlindungi.
“Sangat diperlukan pembenahan sistem lapas, agar kasus-kasus kekerasan
seperti ini tidak terjadi lagi. Kita tentunya tahu bahwa tahanan juga
memiliki hak dasar yang tidak bisa dicabut seenaknya karena mereka
melakukan tindakan criminal,” ujarnya. (fartob).
