Grobogan, hariandialog.co.id – Rabu (24/11) bertempat di Pendopo Kecamatan Godong, telah berlangsung kegiatan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana bagi masyarakat rawan bencana, yang diikut oleh + 45 peserta, acara berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.
Hadir dalam acara tersebut antara lain : 1. Anggota DPRD Komisi B Lusiana Indah Artanti, SE,MM (Fraksi PDIP), 2. Kalakhar BPBD Kabupaten Grobogan Endang Sulistyaningsih, ST, MT, 3. Dispermasdes Kabupaten Grobogan Moh Soleh, 4. Forkopincam Godong, Penawangan, Karangrayung, Brati dan Klambu.
5. Perwakilan Kepala Desa Kecamatan Godong, Penawangan, Karangrayung, Brati dan Klambu, 6. Perwakilan BKK Kecamatan Godong, Penawangan, Karangrayung dan Brati dan beberapa tamu undangan lainnya.
Lusiana Indah Artanti, SE, MM dalam pemaparan materinya mengatakan bahwa kita semua harus peduli terhadap bencana, diawali dengan : 1. Keinginan untuk membantu orang lain dengan ikhlas khususnya yang terkena musibah bencana, 2. Mempunyai skill dan ahli dibidang penyeamatan, 3. Keyakinan diri untuk bekerja membantu orang lain, 4. Dukungan dari orang lain berupa pengertian dan pemahaman dari orang lain dan tetap waspada dan hati-hati.
Sementara kalakhar BPBD Endang Sulistyaningsih, ST, MT mengatakan bahwa : Desa yang rawan bencana alam misalnya banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran dan kekeringan dan sebagainya, desa harus punya konsep sehingga setiap terjadi banjir dapat dengan cepat mengantisipasi serta ditekan sekecil mungkin dapat resikonya sekecil mungkin dan bila perlu tidak ada dampak yang timbul.
Sedang dari Dispermasdes Moh Soleh mengatakan bahwa keuangan dana desa dapat digunakan untuk mengantisipasi dan mengatasi bahwa bencana, tentunya mengacu regulasi (aturan) yang ada sehingga tidak terjadi penyimpangan (penyalahgunaan).
Camat Godong Bambang Haryono, SE mengatakan bahwa bila terjadi bencana alam bersam-sama dengan desa tetangga saling memberikan bantuan, khususnya desa terdampak bencana alam lebih-lebih daam pengungsian dan sebagainya, semoga di 5 Kecamatan ini khususnya dan Kabupaten Grobogan umumnya bisa terhindar dari bencana (Sul/Sub).
