
Majalengka.hariandialog.co.id – Ribuan petani tembakau dan buruh pabrik rokok di Kabupaten Majalengka kembali mendapat angin segar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka resmi menyalurkan Bantuan Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) tahun 2025 sebagai bentuk komitmen nyata meningkatkan kesejahteraan pelaku sektor pertembakauan.
Tahun ini, sebanyak 2.900 penerima manfaat menerima bantuan, terdiri dari 2.090 petani tembakau dan 810 buruh pabrik rokok. Setiap penerima memperoleh dukungan tunai Rp300.000, yang disalurkan melalui bank Bjb. Khusus bagi para petani, penyaluran dilakukan langsung di Aula Kecamatan Bantarujeg pada Sabtu lalu dan mendapat antusiasme tinggi.
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, Apip Supriyanto, menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar program rutin, tetapi merupakan bukti bahwa pemerintah hadir mendukung mereka yang menggantungkan hidup dari tembakau.
“Penyaluran DBH Cukai Tembakau ini adalah bentuk perhatian pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pertembakauan. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan para petani maupun buruh,” ujarnya, Senin (08/12/2025).

Apip menjelaskan DBH Cukai Tembakau merupakan dana dari pemerintah pusat yang dialokasikan untuk peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, dan penguatan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam rantai industri tembakau. Tahun ini, Majalengka kembali menaruh porsi besar dana tersebut untuk bantuan langsung agar manfaatnya terasa lebih luas dan cepat.
Harapan dan rasa syukur pun datang dari para penerima manfaat.
Dadan (47), petani tembakau dari Bantarujeg, tidak dapat menyembunyikan rasa lega setelah menerima bantuan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu untuk biaya perawatan tanaman dan kebutuhan sehari-hari. Mudah-mudahan program seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya senang.
Sementara itu, Nurhasanah (32), buruh pabrik rokok asal Sumberjaya, mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi para pekerja, terutama di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat.
“Terima kasih kepada pemerintah daerah. Bantuan ini bisa kami gunakan untuk tambahan kebutuhan rumah tangga. Kalau bisa ke depan jumlahnya ditingkatkan,” ujarnya berharap.
Melalui penyaluran DBHCT 2025, Pemkab Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesejahteraan petani dan buruh, sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertembakauan yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah. (Mochamad)
