
MEDAN, hariandialog.co.id — Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar seminar “Mengenal Empat Kedatukan Melayu Deli” di Hotel Dhaksina, Medan, Senin (27/04).
Acara berlangsung meriah dan menjadi momentum penting pelestarian sejarah serta budaya lokal yang menjadi jati diri masyarakat Melayu di tanah Deli.
Seminar mengusung tema “Merawat Warisan, Menguatkan Identitas, Membangun Peradaban Melayu Deli untuk Generasi Masa Depan”. Kegiatan ini menekankan peran generasi muda dalam menjaga warisan leluhur.
Peserta diajak mendalami sejarah dan kontribusi empat kedatukan yang sejak lama membentuk tatanan sosial dan budaya di wilayah Deli.
Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara turut hadir memberi apresiasi dan dukungan penuh atas inisiatif edukatif ini.
Dato Setiawangsa II, Ketua Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara, menjadi satu-satunya tamu undangan perwakilan dari Kabupaten Batu Bara. Kehadiran ini menunjukkan komitmen lintas daerah dalam menjaga marwah budaya Melayu agar tidak tergerus zaman.
Semangat “Kenali, Pahami, dan Lestarikan” menjadi benang merah yang menyatukan seluruh elemen masyarakat yang hadir.
Seminar diharapkan menjadi pemantik lahirnya kebijakan dan aksi nyata untuk memperkuat identitas budaya Melayu di tengah arus modernisasi.
Dengan pemahaman mendalam terhadap sejarah kedatukan, peradaban Melayu Deli diharapkan terus kokoh berdiri. Nilai sejarah ini diyakini bisa menjadi kebanggaan sekaligus kekuatan dalam membangun masa depan yang gemilang bagi generasi mendatang.
(Ok Khairul Amri)
