Denpasar-hariandialog.co.id
Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, ingin banyak belajar dari Bali dalam penguatan gerakan TP PKK. Oleh sebab itu, Ketua TP PKK Hulu Sungai Tengah, Ny. Deni Era Samsul Rizal, bersama jajaran pengurus berkunjung ke Pulau Dewata untuk studi tiru.
Rombongan dari Hulu Sungai Tengah diterima Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, dalam jamuan makan malam di Gedung Kertha Sabha, Jumat (22/8/2025).
Ibu Putri Kostermerasa senang atas kedatamgan TP PKK . “Kami senang bisa bertemu dengan TP PKK Hulu Sungai Tengah. Kita bisa bertukar pikiran dalam suasana santai,” ujarnya.Ibu Putri Koster menyebut ia sudah beberapa kali berkunjung ke Kalsel, Putri Koster juga menjabat Ketua Dekranasda menjelaskan, sejumlah program Bali. sejak periode pertama, terbilang sederhana. “Seperti namanya Tim Penggerak, kami memfokuskan program menggerakkan potensi masyarakat mulai dari komponen terkecil, yaitu keluarga. Tujuannya adalah menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat setiap langkah pembangunan,” urainya.
Menurutnya, indikator keberhasilan TP PKK adalah keberhasilan menggerakkan partisipasi aktif masyarakat. “Kalau mereka tak mau bergerak, artinya kita gagal,” tegasnya
TP PKK Bali menempuh dua strategi dalam program kerja,sosialisasi dan bakti sosial. “Kita melakukan sosialisasi melalui berbagai platform media agar masyarakat paham tentang PKK,” sebutnya. Selain itu, TP PKK Bali turun ke lapangan melaksanakan kegiatan bakti sosial. “Kami punya program ‘Menyapa dan Berbagi’. selain membawa bantuan, juga membagikan informasi penting seputar keberadaan TP PKK,” imbuhnya.
Putri Koster menegaskan, saat ini j konsisten dalam penanganan sampah. “Saat ini kami berupaya mengubah mindset masyarakat agar berperan aktif mengolah sampah dari sumbernya,” tandasnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Ny. Deni Era Samsul Rizal,berterima kasih dan tersanjung dengan sambutan hangat dari Ibu Putri Koster. “Bali tak hanya indah, masyarakatnya juga ramah. Kami berharap tali silaturahmi ini akan tetap terjalin,” katanya.
Dalam pertemuan itu Ny. Deni Era memperkenalkan Tenun Sasirangan bermotif Burung Enggang merupakan kerajinan khas Hulu Sungai Tengah. Jamuan makan malam turut diisi dengan tukar-menukar cinderamata serta hiburan dengan iringan Rajapala Band.( rls/ NL )
