
Jakarta, hariandialog.co.id. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kelas I A Khusus yang beralamat dibJalan Ampera Raya No 133, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dalam waktu dekat akan dihancurkan.
Bangunan yang berdiri sejak 1982 itu, pantas untuk dihancurkan. Pasalnya, lima pengadilan yang ada di wilayah DKI Jajarta sudah dibangun dengan gedung yang baru. Sementara, PN Jakarta Selatan sudah tidak layak. ‘Usia bangunan ini sudah 44 tahun,” kata salah seorang peyugas keamanan.
Sejak November 2025, kabar untuk pindah sudah sunter setelah kantin ditutup parmanen, juga Coffe dan tempat Foto copy awalnya. “Yah namanya mau dibangun sudah pasti di bongkat total. Kan nantinya bangunan baru,” kata salah seorang peqawai yang mengetahui kapan di bangun dan diresmikannya

Beberapa pegawai yang ditanyakan kapan pindah dan dimana berkantor baru sementara, tidak ada yang berani buka suara. “Maaf saya tidak tau mau pindah kemana dan kapan. Tugas saya hanya mempaking berkas yang diperintahkan. Jadi tidak bisa memberi komentar,” katanya.
Namun, santer informasi, pelayanan terhadap para berperkara atau masyarakat yang butuh pelayanan menyebutkan akan pindah sementara berkantor di Jalan Ragunan. “Infonya ke Jalan Ragunan gedung cat coklat tidak jauh dari Pengadilan Agama, Jakarta Selatan. Tapi itu hanya info doang tidak jelas benar atau tidak sebut imformasi,: kata si wanita.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi ke Humas PN Jakarta Selatan, Richard pada Senin, 2 Maret 2026 mengaku Untuk info kepastiannya kapannya belum kami dapat. Terima kasih, jawab Richar yang dipertanyakan melalui WhatsApp.

Pertanyaan kapan pindah serta kapan mulai berangkat juga diajukan kepada Humas 2, Halida, melalui WhatsApp, dijawab bersabar menunggu data data yang berhungan pertanyaan. “Sekejab ya bang. Saya cari data dulu untuk menjawabnya,” jelas Humas / hakim Halida Rahardhini, 3 Maret 2026, pukul 08.21.
Padahal, dipertanyakan yang diajukan kepada Humas PN Jakarta Selatan. Halida, diantaranya kapan mulai pindah dan berapa lama di kantor penumpangan, begitu juga berapa biaya pembangunan, berapa lantai bangunan baru nantinya, serta PT apa pelaksana dan juga PT apa konsultan dan juga pengawasnya. (tob)
