Jakarta, hariandialog.co.id.- – Beredar foto menampilkan sebuah mobil
berpelat nomor polisi di rumah yang diduga menjadi lokasi penyekapan
dan penculikan di Tangerang Selatan. Selain mobil berpelat dinas
Polri, ditemukan pistol dan seragam polisi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi
membenarkan adanya temuan barang bukti tersebut di TKP penculikan dan
penganiayaan di Tangsel. Namun Ade Ary memastikan bahwa pelat dinas
polisi di mobil hitam itu adalah palsu. “Pelat nomor palsu,” kata
Brigjen Ade Ary Syam Indradi saat dimintai konfirmasi, Kamis, 16
Oktober 2025.
Ade Ary juga membenarkan bahwa penyidik Subdit Resmob
Ditreskrimum Polda Metro Jaya menemukan sepucuk pistol. Namun, setelah
dicek senjata tersebut bukan senjata api, melainkan airsoft gun.
Sementara terkait seragam Polri yang ditemukan di lokasi,
masih dalam penyelidikan mendalam. “Itu bukan senpi, tapi airsoft gun.
Sementara kalau seragam Polri itu masih diselidiki,” kata dia.
Meski demikian, Ade Ary memastikan tidak ada keterlibatan
oknum polisi dalam aksi penculikan dan penganiayaan ini. “Yang jelas
di rumah itu tidak ada polisinya. Terkait dengan perkara, tidak ada
keterlibatan oknum polisi,” ungkapnya.
Viral Penculikan
Seperti diketahui, rekaman video yang menunjukkan tiga
orang pria diduga diculik dan disekap di Tangerang Selatan beredar di
media sosial. Ketiga pria itu juga diduga disiksa hingga terluka dan
disuruh mengoleskan salep di bekas luka.
Dalam rekaman video yang beredar, tiga pria tersebut
berjejer saling memunggungi. Mereka tampak mengoleskan obat seperti
salep ke tiap-tiap luka di bagian belakang tubuh.
Narasi yang beredar mengatakan ketiga pria dalam video
tersebut merupakan korban penyekapan dan penganiayaan. Para korban
disekap dan dianiaya oleh sejumlah pria.
Disebutkan bahwa tiga pria diduga korban penyekapan dan
penganiayaan ini mengalami kejadian tersebut seusai transaksi mobil.
Proses jual beli terjadi di Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi
membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan sejumlah pelaku
sudah ditangkap. “Dalam waktu singkat, kita bersyukur semua bahwa
pelaku sudah diamankan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro
Jaya kemarin siang diamankan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan,”
ujar Brigjen Ade Ary kepada wartawan, Rabu, 15 Oktober 2025, tulis
dtc. (rojak-01) .
