Jakarta, hariandialog.co.id. — Presiden RI Prabowo Subianto
menegaskan pemerintah punya target besar untuk memberikan Makan
Bergizi Gratis (MBG) kepada 82,9 juta penerima manfaat mulai dari anak
sekolah, ibu hamil, hingga balita.
Namun, Prabowo mengaku tak masalah apabila ada sekolah yang menolak
MBG. Dia menyebut sekolah tersebut mungkin murid-muridnya anak orang
kaya.
Dia menegaskan tidak akan memaksa semua pihak menerima MBG.
Hal tersebut diungkap Prabowo saat berkunjung ke salah satu
Kampung Nelayan Merah Putih, di Gorontalo, Sabtu (10/5) seperti
dikutip dari detikFinance.
Mulanya, Prabowo bertanya kepada masyarakat yang hadir dalam
kunjungannya di Kampung Nelayan, apakah MBG sudah ada di lokasi
tersebut. Sayup-sayup dia mendengar ada masyarakat yang mengeluh belum
mendapatkan MBG. “Yang tidak perlu, enggak apa-apa ya kan, kalau
anak-anak orang kaya enggak perlu (MBG), enggak apa-apa. Benar, enggak
dipaksa. Tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak
kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak
kita rajin belajar,” tegas Prabowo dalam video yang disiarkan virtual.
Terkait respons ada warga yang mengaku belum dapat MBG, Prabowo
mengaku pihaknya akan mencatat keluhan itu dan segera membuka akses
Makan Gratis ke seluruh bagian Gorontalo.
Dia menekankan semua sekolah yang merasa perlu MBG dijamin
akan mendapatkannya. “Bagaimana di Gorontalo? MBG sudah ada di
sekolah-sekolah? Ada yang belum? Ada yang belum? Ya, nanti yang belum
dicatat ya segera. Kita segera pokoknya tahun ini semua sekolah yang
merasa perlu akan kita akan berikan MBG semuanya,” kata Prabowo.
Prabowo pun menegaskan tujuan dari MBG adalah membuat
anak-anak sekolah di Indonesia bisa kuat, rajin belajar, dan semangat
bersekolah, tulis cnni. (salim-01)
