Grobogan, hariandialog.co.id – Penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19) beberapa minggu di kabupaten Grobogan ini sangat memprihatinkan, sehingga Grobogan masuk zona merah dan sempat dikunjungi Panglima TNI Marsekal Hadi Cahyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit dan juga Kepala BPNB Ganip Warsito serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam rangka menanggulangi penyebaran Covid-19 di Grobogan yang grafiknya cukup tinggi (6/6/2021).
Melihat kondisi ini Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH,MM mengambil kebijakan yang sangat tepat dan positif yaitu program “Sehari di Rumah Saja” mulai minggu (13/6) pukul 05.00 WIB hingga Senin (14/6) pukul 05.00 WIB. Gerakan Grobogan di rumah saja ini sebagai upaya Pemkab untuk menekan dan memutus penyebaran Covid-19 di Grobogan agar bisa keluar dari zona merah.
Kebijakan Pemkab Grobogan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Grobogan nomor 360/1280/2021 tertanggal 8 Juni 2021 tentang pemberlakuan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan pengoptimalan posko penanganan Covid-19 tingkat desa dan kelurahan. Untuk itu perlu kesungguhan satgas mulai dari atas sampai bawah agar pandemi segera berakhir.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan Dr. Ir. Moh Sumarsono, Msi menjelaskan bahwa gerakan ini diikuti penutupan toko, pasar, warung makan, dan tempat lainnya yang berpotensi terjadinya kerumunan warga dan membahayakan menularnya pandemi virus corona (Covid-19) sehingga perlu kita atasi dan tanggulangi secara bersama-sama.
Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH,MM saat melakukan pantauan didampingi Kapolres AKBP Jury Leonard Siahaan, Dandim 0717 Purwodadi, Kepala BPBD dan Satpol PP di sejumlah titik yaitu antara lain dua titik posko penyekatan perbatasan Godong, posko penyekatan perbatasan Klambu, pos Yustisi Simpang Lima Purwodadi, dan lainnya.
Berdasarkan pantauan Dialog di lapangan, ketika gerakan ini mendapat respon positif warga dan simpasi serta apresiasi masyarakat Grobogan. Hal ini dapat dilihat ketika warga mentaati himbauan pemkab untuk menutup usahanya sehari saja seperti pasar induk Purwodadi, pasar pagi Purwodadi, toko dan mall serta warung-warung di pinggir jalan. Tidak hanya di kota Purwodadi saja tapi juga di wilayah kecamatan se kabupaten Grobogan.
Beberapa warga di beberapa tempat seperti di pasar induk, pasar pagi dan di beberapa pasar tingkat kecamatan seperti Godong semuanya menyambut baik dan mentaati SE bupati untuk libur satu hari. “Saya mendukung program ini mas, demi keselamatan dan kesehatan kita semua, semoga Covid-19 segera berlalu” Amin Ya robbal alamin, ungkap mereka.
Sementara itu Kasi Trantib Kecamatan Godong mengucapkan salut dan terimakasih atas kunjungan Bupati beserta rombongan di wilayah kecamatan Godong dalam pengecekan pos penyekatan penanganan Covid-19 di perbatasan Purwodadi – Demak tepatnya di Godong. Semoga corona segera cepat berlalu. (Sul/Sub)
