Medan, hariandialog.co.id – – Marlindo Harahap mengundurkan diri dari
jabatannya sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
(PUPR) Sumatera Utara.
Kabar pengunduran diri Marlindo Harahap muncul saat proyek
jalan dan jembatan senilai Rp 2,7 triliun belum selesai. “Ya benar,
saya mengundurkan diri,” ujar Marlindo Harahap, Selasa (26-12-2023).
Marlindo Harahap menjelaskan bahwa surat pengunduran diri
itu, sudah disampaikannya kepada Penjabat (Pj) Gubernur Sumut,
Hassanudin, pada pertengahan bulan Desember 2023 ini.”Sudah saya
usulkan kemarin pada tanggal 15 Desember 2023,” sebut eks Kepala
Bidang (Kabid) Pembangunan PUPR Sumut itu.
Namun, Marlindo Harahap membantah dirinya mengundurkan diri
lantaran proyek Rp 2,7 triliun yang belum rampung. Ia justru mengaku
alasannya memperhatikan kesehatan dirinya.
Marlindo Harahap mengungkapkan saat ini, dirinya sedang sakit
dan sedang fokus penyembuhan. “Di surat saya itu seperti itu isinya,
ingin fokus untuk hal kesehatan,” jelasnya.
Menurut Marlindo, dirinya merasa kelelahan secara fisik, sehingga ia
harus memperbanyak waktu untuk beristirahat.
Dengan itu, sambung Marlindo, ia membantah jika pengunduran dirinya
disebut-sebut karena unsur tekanan.
Ia menegaskan mundur bukan karena desakan pihak mana pun. “Untuk
menenangkan pikiran,” pungkas Marlindo Harahap.
Diketahui, Marlindo Harahap menjabat sebagai Kabid Pembangunan PUPR Sumut.
Ia kemudian mengikuti dan memenangkan seleksi terbuka atau open
bidding untuk jabatan Kepala Dinas PUPR Sumut menggantikan Bambang
Pardede yang dicopot oleh Gubernur Edy Rahmayadi.
Selanjutnya, pada 23 Juni 2023 lalu Marlindo Harahap dilantik sebagai
Kadis PUPR Sumut, oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. (han-01).
