Kupang, hariandialog.co.id.- – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTT
menerima donasi / bantuan dari PWI Jaya dan PWI Jawa Timur berupa
uang tunai yang di transfer langsung ke rekening PWI NTT, Senin 24
Agustus 2026.
PWI NTT telah membuka dan menggalang donasi kemanusiaan untuk
membantu para korban bencana Gempa Flores sejak kejadian pada Sabtu
(15/8/2026).
Seperti diketahui, gempa bumi mengguncang Pulau Flores Nusa
Tenggara Timur berkekuatan M7,7 dengan kedalaman sekitar 15 km di laut
utara Flores (30 km timur laut Mbay, Nagekeo).
PWI NTT membuka dan menggalang donasi kemanusiaan untuk
membantu para korban bencana alam disalurkan melalui Bank NTT No.
Rekening: 01602020128435, atas nama: PWI Provinsi NTT.
Sejak open donasi PWI NTT, partisipasi dari seluruh
kalangan mulai menyumbangkan khususnya dari para wartawan yang
tergabung dalam organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia
yakni PWI.
Data terbaru yang masuk dari PWI Jaya atau PWI Provinis
DKI Jakarta menyumbangkan donasi sebesar Rp 11.950.000 dan PWI Jatim
sebesar Rp 4.700.000, setelah sebelumnya ada donasi perorangan dan
lembaga.
Ketua PWI NTT, Hilarius F. Jahang pada Senin (24/8/2026)
menegaskan, donasi – donasi ini selanjutnya akan di serahkan langsung
kepada para korban bencana gempa bumi di Pulau Flores khsusnya kepada
para wartawan.
Fery- sapaan akrabnya mengucapkan terima kasih atas
bantuannya yang sangat bermanfaat bagi wartwawan yang terkena dampak
Gempa Flores. “Sebagai Ketua PWI NTT saya juga ucapkan terima kasih
atas bantuan – bantuan tersebut, karena pasti akan sangat membantu
teman – teman wartawan yang terdampak Gempa Flores 15 Agustus 2026 dan
gempa – gempa susulannya,” kata Fery Jahang.
Menurutnya, data yang diperoleh menunjukkan banyak rumah
rusak bahkan ada yang masih bertahan di tenda – tenda pengungsian.
Namun hingga saat ini para korban gempa bumi tetap
menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya, agar masalah bencana
tersebut diketahui publik. “Nantinya sumbangan – sumbangan ini akan
kita serahkan langsung ke para wartawan yang terdampak gempa baik itu
wartawan yang tergabung dalam PWI NTT termasuk yang belum bergabung
semua kita bagikan,” ungkap wartawan senior Pos Kupang ini., tulis
kupangpos. (bing-01)
