Jakarta, hariandialog.co.id – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto merespons bacapres Koalisi
Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto yang ingin bertemu Ketum PDIP
Megawati Soekarnoputri. Hasto menyebut pertemuan antar-pemimpin partai
hal biasa.
Hal tersebut disampaikan Hasto saat ditemui di sela pagelaran
Wayang Kulit Spesial 3 Dhalang ‘Wahyu Cakraningrat’ di Pusat Studi
Arsip Statis Kepresidenan ANRI, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Jumat
(27/10/2023). Hasto bahkan menyebut Prabowo dan Megawati sempat
bertemu, tepatnya pada 5 Oktober lalu di momen perayaan HUT Ke-78 TNI.
“Pas kemarin 5 Oktober udah bertemu. Jadi pertemuan sudah biasa
dilakukan antar-pemimpin,” kata Hasto saat ditemui di lokasi.
Di sisi lain, Hasto menyebut saat ini Megawati tengah
berfokus memperkuat struktur akar rumput demi memenangkan pasangan
bakal capres cawapres yang diusung PDIP, Ganjar Prabowo dan Mahfud Md.
Prinsipnya, PDIP mengusung pemimpin yang bersih sekaligus pembela wong
cilik. “Sekarang fokusnya semuanya turun ke bawah, memperkuat akar
rumput dengan pemimpin yang baik, pemimpin yang bersih, pemimpin
berdedikasi bagi bangsa negara, pemimpin yang bisa menjadi pendekar
hukum membawa kedilan, menjadi pembela wong cilik itu adalah Ganjar
dan Mahfud Md,” jelasnya tulis dtc.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
mengaku ingin bertemu dengan Megawati Soekarnoputri usai meminang
Gibran Rakabuming sebagai cawapres. Dia mau sowan dan bertemu Megawati
jika diberi kesempatan. “Saya siap, kalau dikasih waktu pasti saya
mau sowan,” kata Prabowo kepada wartawan usai pemeriksaan kesehatan di
RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (26/10).
Prabowo mengaku siap bertemu Mega jika ada waktu untuk
bertemu. Dia mengatakan dirinya tengah menunggu waktu tersebut.
“Insyaallah saya lagi menunggu,” kata Prabowo saat menjawab pertanyaan
apakah waktu untuk bertemu Mega belum ada. (red-01).
