Cibinong, hariandialog.co.id – Salah satu bentuk transformasi Kementerian ATR/BPN untuk menjadi institusi pemerintah yang lebih baik dan terus bisa memberikan kemudahan dalam pengurusan pertanahan kepada masyarakat.
Seperti halnya dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat meresmikan Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Kamis (18/02).
Peresmian Perwakilan Kantor Pertanahan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil yang sekaligus menyerahkan Sertifikat Hak Atas Tanah Aset Pemda kepada Bupati Bogor, Ade Yasin.
Perlu diketahui, Gedung Kantor Perwakilan Kabupaten Bogor dengan luas bangunan 282 m2, berdiri diatas tanah seluas 2.735 m2 merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor dengan sistem Pinjam Pakai yang berlokasi di Jalan Alternatif Cibubur No. 6 Cileungsi Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor.
Sofyan Djalil menyatakan sasaran dari Kementerian ATR/BPN saat ini adalah memperbaiki pelayanan pertanahan. Di Kabupaten Bogor sendiri, dengan jumlah penduduk yang cukup padat, tentunya masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat. Terutama dalam menangani masalah pendaftaran tanah, konflik, ataupun sengketa tanah.
“Sudah banyak yang kita perbaiki bersama, sudah jauh lebih baik BPN dari masa yang lalu. Kami memperkenalkan istilah simpel ‘BPN Lebih Baik’. Di Bogor ini dengan 6 juta penduduk, satu kantor, kemudian aktivitas ekonomi, mungkin Bogor ini adalah satu yang paling cepat pertumbuhan ekonominya,” ujarnya.
“Kadang-kadang pemerintah daerah kewalahan. Jadi beberapa upaya kita perbaiki, yang pertama internal BPN, pelayanan lebih baik, kita lakukan PTSL. Kalau seluruh tanah sudah terdaftar, maka konflik atau sengketa di masyarakat akan berkurang,” ujarnya.
Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan bahwa Pemda Bogor juga akan memfasilitasi Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor lainnya di Bogor Barat, tepatnya di Kecamatan Cigudeg.
“Yang sudah siap di Timur, menyusul di Barat di Cigudeg ada 14 kecamatan yang harus jadi perhatian tersendiri karena banyak tanah-tanah bermasalah. Masyarakat juga cukup padat. Dari 40 kecamatan wajar kita buka kantor perwakilan yang baru,” ujarnya.(Riz)
