Semarang, hariandialog.co.id.- Kepala SPPG Jati di Karanganyar, Abra Yodha Raya, diduga mengalami keracunan setelah mencicip menu MBG yang hendak didistribusikan.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 12-08-2026. Setelah mencoba MBG yang dicurigai sudah kurang layak, Abra mengalami pusing, mual, dan muntah.
Setelab kejadian tersebut, sebanyak 300-an porsi MBG dengan lauk ayam rempah diputuskan untuk dibuang
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) yang turut menjabat Ketua Satgas Percepatan Program MBG Jateng, Taj Yasin, mendukung pelibatan ketua SPPG dalam mencicip menu MBG sebelum didistribusikan kepada siswa.
Pernyataannya merespons dugaan keracunan yang dialami Kepala SPPG Jati di Karanganyar ketika mencoba MBG pasa Rabu, 12-08-2026.
“Ya bagus itu kalau dilakukan seperti itu,” ungkap Yasin di Kantor DPRD Jateng saat diwawancara seputar kasus dugaan keracunan kepala SPPG Jati di Karanganyar saat mencicip MBG yang hendak didistribusikan, Jumat, 14-08-2026.
Menurut Yasin, keterlibatan kepala SPPG dalam mencicip MBG yang hendak dibagikan merupakan bentuk tanggung jawab. “Artinya pertanggungjawaban itu dilaksanakan, diperlihatkan, bahwa keterjaminan kelayakan makanan itu baik. Itu lebih kita beri apresiasi,” ujarnya.
Tanggapan Yasin soal kasus dugaan keracunan kepala SPPG Jati di Karanganyar disampaikan seusai menyimak pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI. “Tadi sesuai dengan instruksi Bapak Presiden bahwa MBG tetap berjalan, akan tetapi tetap ada perbaikan,” kata Yasin.
Dia kemudian menyinggung soal kasus dugaan keracunan yang saat ini masih timbul dari pelaksanaan MBG. Termasuk yang dialami kepala SPPG Jati di Karanganyar.
“Khususnya terkait menu-menu yang tidak layak untuk dikonsumsi, apalagi menyebabkan keracunan, ya akan kita tindak bersama-sama. Kita laporkan kepada BGN yang ada di pusat,” kata Yasin. tulis repbulika. (bagas-01)
