
Majalengka,hariandialog.co.id- Wardani Alias Abah Aceng warga Blok Selasa 001/005 Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka terpaksa harus kehilangan kakinya sebelah akibat mengidap penyakit Diabetes cukup kama sehingga mengakibatkan kakinya harus di aputasi sebelah.
Akibat kakinya di aputasi sebelah kiri, kini abah Aceng terpaksa tidak bisa berjalan kaki. Untuk melakukan aktivitas berangkat kerja terpaksa dia menggunakan speda motor roda tiga menuju tempat mangkalnya setiap hari menekuni cukup lama sebagai tukang sol sepatu di jalan raya jatitujuh~jatibarang depan kantor FIF Group atau BRI Link Miftah depan Warteg Kharisma kecamatan jatitujuh kabupaten majalengka
” Kami terpaksa berangkat untuk kerja menjdi tukang sol sepatu menggunakan sepeda motor roda tiga, hal tersebut di lakukan karena demi menapkahi anak dan istri, “Kata Abah Aceng, Minggu (7/4/2024).
Abah Aceng berharap bupati Majalengka melalui kepada Dinas Sosial Ka upaten Majalengka H.Irwan Dirwan memberikan bantuan kaki palsu, Sehingga dia bisa dapat berjalan lagi, dan bisa melakukan aktivitas tanpa menggunakan sepeda roda tiga, “di harapkan dan sangat menunggu rearisasinya berhubung saya tidak mampu untuk membeli kaki palsu harga cukup mahal Rp 5 juta keatas,
Sedangkan penghasilan sol sepatu kadang dapat kadang tidak hanya cukup untuk makan itu pun kalau dapat kalau tidak ya harus sabar menunggu belas kasihan.Mudah mudahan Pemda Majalengka atau orang yang bisa membantu saya bisa merealisasikanya. Ungkapanya Abah Aceng saat di wawancara Dialog (Ayub)
