Foto:Penasehat Yayasan Amal Foundation, Dr.HAndi Samsan Nganro, SH, MH saat melakukan peresmian UMKM pada HUT ke 2 Yayasan tersebut di kota Kab Pare-Pare
Parepare, hariandialog.co.id. Pembina dan Penasehat Yayasan Amal
Foundation mengembangkan sayap kesosialannya dari yang selama ini
sudah ada. Seperti Warung Kopi, Sablon, printing yang diberi nama
At-Taufiq, minuman dalam kemasan gelas diberi nama air minum Amal 88,
dan web. Online. “Jadi sudah ada 7 jenis pekerjaan,” kata sang Pembina
Yayasan Amal Foundation.
Pemina Yayasan Amal Foundation Andi Muzakkir Aqil, SH,MH,
mengatakan didirikan lagi kegiatan UMKM guna menciptakan dan
memberikan lapangan pekerjaan. “Saya mencoba ikut menciptakan lapangan
pekerjaan yang dampaknya mensejahterakan masyarakat melalui ekonomi
kerakyatan,” kata Andi Muzakkir Aqil
Zaki panggilan akrab Pembina Yayasan Amal Foundation
menyebutkan dirinya selaku putra daerah Kabupatem Pare Pare, akan
terus menciptakan lapangan pekerjaan demi kesejahteraan perekonomian
warga yang sebagian besar masih keluarga dan saudara. “Kan kita ini
semua bersaudara. Jadi kita harus saling tolong menolong. Saya mencoba
menciptakan lapangan pekerjaan. Hasilnya yang buat mereka juga,” kata
Andi Zaky itu.
Sementara itu, Dr. H. Andi Samsan Nganro, SH,MH, selaku
Penasehat Yayasan Amal Foundation, merasa bangga melihat dan
menyaksikan seperti Pembina Yayasan Amal Foundation yang sudah
merantau ke Ibu Kota Jakarta tapi tetap memikirkan kemajuan masyarakat
atau warganya seperti sekarang ini mendirikan UMKM. “Dia ini putra
asli daerah Pare-pare masih mau menyisihkan rezekinya, waktu dan
berbuat untuk orang banyak melalui UMKM,” jelas Andi Samsan Nganro
yang juga asli anak Sangkeng, Wajo.
Terus terang, kata Andi dalam sambutannya, dua tahun lalu
dirinya ikut menyaksikan dan meresmikan berdirinya Yayasan Amal
Foundation. “Sekarang setelah berjalan dua tahun maju dan berkembang
hingga ada UMKM. Yang namanya UMKM tentu terkait masalah ekonomi
kerakyatan. Jadi mari kita dukung bersama agar bisa mengembangkan
sayapnya dengan berbagai ragam jenis lapangan pekerjaan. Jadi saya
sangat bangga dan mensyukuri atas karunia Allah Yayasan Amal
Foundation berkembang,” terang sang Doktor Hukum jebolan Universitas
Padjajaran Bandung itu. (tob).
