Banjarmasin, hariandialog.co.id.- – Basarnas memperluas area
pencarian 129 korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang belum
ditemukan dari 2.600 mil laut pencarian menjadi 4.600 mil laut di
perairan Masalembo, Laut Jawa, pada hari ketiga operasi SAR, Selasa.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin
I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan, perluasan
area pencarian dilakukan dari titik koordinat kecelakaan di perairan
Masalembo, Laut Jawa, dengan wilayah operasi yang kini dibagi menjadi
enam sektor untuk menjangkau area pencarian yang lebih luas. “Hari
ini luas pencarian untuk wilayah perairan atau laut 4.600 mil laut,
jadi hampir dua kali lipat dari hari kemarin. Dibagi menjadi enam
sektor,” kata Putu menyampaikan perkembangan operasi SAR hari ketiga
kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin,
Kalimantan Selatan, Selasa.
Pada hari kedua operasi SAR, Senin 14 September, Basarnas
melakukan pencarian terhadap 129 korban dengan cakupan area hingga
2.600 mil laut dari titik koordinat 4°31’51.82” Lintang Selatan dan
114°02’06.88” Bujur Timur dengan heading 203,94 derajat di perairan
Masalembo, Laut Jawa.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii sebelumnya mengatakan
pencarian pada hari kedua dilakukan secara paralel dari posisi datum
atau titik acuan lokasi kecelakaan dengan pola pencarian yang disusun
agar jalur operasi antarsektor tidak saling bersinggungan sehingga
seluruh wilayah pencarian dapat ditelusuri secara optimal.
“Pencarian mulai dari posisi datum, kemudian sektor dan pola operasi
yang sudah kita arahkan. Rata-rata semua sektor memang kita laksanakan
operasi secara paralel,” kata Syafii.
Perluasan area pencarian pada hari ketiga tersebut
dilakukan Basarnas untuk memperbesar jangkauan operasi terhadap korban
yang masih belum ditemukan setelah pencarian sebelumnya dilaksanakan
secara paralel dari titik acuan kecelakaan dengan pembagian wilayah
operasi ke dalam sejumlah sektor
Hingga Selasa 15 September pukul 09.00 Wita, Basarnas
mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108
korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat
129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang. Dari 114 korban
yang telah ditemukan, sebanyak 110 korban sudah tiba di Banjarmasin,
terdiri atas 108 korban selamat dan dua korban dalam keadaan meninggal
dunia. Sementara empat korban lain dalam keadaan meninggal dunia masih
proses evakuasi menggunakan armada udara,tulis viva. (hijrah-01)
