Denpasar- hariandialog.co.id – Menghadapi kompetisi sepakbola Liga 4 musim 2025-2026, Persewangi Banyuwangi terus berbenah. Juara Liga 4 Provinisi Jawa Timur musim kompetisi 2024-2025 tersebut kini tengah melakukan transformasi dan reformasi manajeman menjadi klub sepakbola dikelola secara profesional.
“Parameter dan tolok ukur Persewangi Banyuwangi ke depan, menjadi klub sepakbola modern dikelola secara profesional, meskipun Persewangi sekarang masih berkompetisi di Liga 4,” kata Handoko, Presiden Persewangi kepada awak media di Banyuwangi, Sabtu (20/9/2025).
Transformasi dan reformasi manajemen, lanjut Handoko, harus dilakukan sesuai permintaan owner Persewangi, Purwo Handoko, yang memiliki visi dan harapan agar Persewangi berkompetisi di level lebih tinggi, Liga 3 dan Liga 2 dalam dua tahun ke depan.
Langkah praktis yang dilakukan sebagai bagian dari reformasi dan transformasi Persewangi adalah penerapan sistem manajemen yang capable, kredibel, dan akuntabel.
“Untuk mewujudkan visi owner Persewangi tersebut, kami baru saja menggandeng perusahaan profesional Jellyfish dan Synco yang akan menangani semua kegiatan marketing, branding, dan sponsorship agar Persewangi ke depan bisa sustainable,” lanjut Handoko.
Ke depan, idealnya Persewangi harus ada berbagai bagian, divisi, atau manajemen secara terpisah yang menangani berbagai bidang pekerjaan dan tanggung jawab agar lebih terarah dan profesional.
“Faktanya , dalam menangani sebuah klub sepakbola, keberhasilan tim sepakbola di lapangan, menang dan kalah adalah gambaran dari keberhasilan dan kegagalan manajemen secara keseluruhan, baik di kepelatihan maupun supporting manajemen,” tambah Handoko.
Untuk menatap musim kompetisi Liga 4 musim 2025-2026, kini Persewangi tengah melakukan seleksi pelatih profesional yang ditargetkan untuk mampu membawa Laskar Blambangan ke Liga 3 dan Liga 2 dalam dua tahun mendatang.
“Makanya, reformasi dan transformasi manajemen profesional Laskar Blambangan ini dilakukan untuk menjadikan Persewangi Banyuwangi sebagai klub sepakbola yang memiliki road map pencapaian jangka pendek, menengah dan jangka panjang, Persewangi bukan tim sepakbola musiman,” pungkas Purwo Handoko. ( rls/ NL)
