
Jakarta, hariandialog.co.id. – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
menyampaikan permintaan khusus kepada direksi Bursa Efek Indonesia
(BEI) agar bisa bersih-bersih pasar modal dari saham gorengan.
Purbaya mengatakan direksi BEI harus mengerti pasar serta
bisa mengembangkan investor retail dan institusi. Paling penting lagi
yaitu memiliki komitmen kuat untuk membersihkan saham gorengan.
“Mereka harus bisa mengerti pasar dan bisa mengembangkan
based dari investor retail dan institusi di sini, dan yang paling
penting adalah mereka harus punya komitmen yang kuat untuk
membersihkan pasar dari para penggoreng saham yang kurang bertanggung
jawab,” kata Purbaya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta,
Jumat, 2 Januari 2026, kemarin.
Sampai saat ini Purbaya masih ogah memberikan insentif ke
pasar modal karena belum ada pelaku saham gorengan yang ditangkap.
“Kalau mereka minta insentif, saya akan tanya apa prestasinya, berapa
orang ditangkap,” ucap Purbaya.
Jika BEI bisa memperbaiki persoalan tersebut, maka
pemerintah mempertimbangkan untuk memberi insentif. Meskipun Purbaya
belum bisa menjelaskan bentuk insentifnya karena perlu didiskusikan
lebih lanjut. “(Bentuk insentifnya) nanti didiskusikan karena mereka
belum beres juga. Nanti kami lihat,” tutur Purbaya, tulis dtc.
(qiqi-01)
