Langkat,hariandialog.co.id. – Oknum Kepala SMAN 1 Besitang, Langkat, inisial NA, diduga melakukan pengutipan uang kepada sesama Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Langkat dengan modus untuk disetorkan kepada jaksa.
Dugaan ini terungkap pasca beredarnya pesan aplikasi WhatsApp, Kamis 12 Februari 2026, yang ditujukan kepada salah seorang Kepsek yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
“Diduga NA mengutip uang di wilayah Teluk Aru,” kata sumber, sembari memperlihatkan bukti chat tersebut kepada awak media.
Berikut sebagian transkip chatt WhatsApp yang diperlihatkan sumber:
NA: Iya pak.
Sumber: Untuk jaksa B ya buk, kira2 berapa ya, maaf ya.
NA: Iya pak.
NA: Awaq ngasi 5 jt.
Itu pak infonya dari sekolah kami. Tapi gak usah riuh. Kami ngasi kok pak,” ujar sumber.
Dibeberkan sumber bahwa NA mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab melakukan pengutipan uang untuk disetor ke jaksa khusus di wilayah Teluk Aru, seperti SMK YPT, SMK DP PB, SMK M PB, SMK TI MS, SMK RIP, SMK IMS, SMK PN, SMK A-I, SMK DP, dan SMK DP.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Besitang, NA, ketika dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, tidak merespon dan nomor WhatsApp tersebut sedang tidak aktif.
Padahal Dialog ingin mengetahui soal kebenaran dari pengutipan uang yang dilakukannya kepada sekolah-sekolah, dan juga ingin mengetahui siapa oknum jaksa yang masih berani melakukan kutipan uang sekolah melalui Kepsek yang ada di Kapubaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) tersebut. (Ros)
