
MAJALENGKA.hariandialog.co.id- Pemerintah Kabupaten Majalengka mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun 2025. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, dalam Rapat Paripurna DPRD terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Senin (30/03)
Dalam paparannya, Eman menegaskan bahwa indikator makro ekonomi daerah menunjukkan tren yang sangat positif. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Majalengka tercatat meningkat dari 6,38 persen pada 2024 menjadi 6,86 persen pada 2025. Bahkan, pada triwulan II, pertumbuhan sempat melonjak hingga 9,01 persen.
“Capaian ini menempatkan Majalengka sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Jawa Barat, sekaligus melampaui rata-rata provinsi,” ujarnya.
Tak hanya dari sisi pertumbuhan, kinerja fiskal daerah juga menunjukkan hasil menggembirakan. Realisasi pendapatan daerah mencapai Rp3,167 triliun atau 101,12 persen dari target. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil menembus Rp721,515 miliar atau 100,80 persen dari target yang ditetapkan.

Di sisi belanja, anggaran sebesar Rp3,143 triliun terealisasi Rp3,039 triliun atau 96,67 persen. Anggaran tersebut sebagian besar dialokasikan untuk pelayanan dasar masyarakat yang menyerap Rp1,794 triliun.
Kemajuan juga terlihat pada sektor kesejahteraan masyarakat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 71,37 menjadi 72,37 poin, tertinggi di wilayah Ciayumajakuning. Angka kemiskinan pun berhasil ditekan dengan penurunan sebanyak 5.910 jiwa, sehingga kini berada di angka 10,31 persen.
Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 3,62 persen—terendah dalam lima tahun terakhir. Di bidang kesehatan, angka harapan hidup mencapai 75,32 tahun, melampaui target awal sebesar 71,65 tahun.
Sepanjang 2025, Pemkab Majalengka juga berhasil meraih 18 penghargaan dari berbagai lembaga. Menurut Eman, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat.(Ayub)
