Jakarta, hariandialog.co.id.— Utusan Khusus Presiden Bidang
Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad disebut-sebut
dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Nama Raffi pertama kali muncul pada persidangan dengan terdakwa
Pimpinan Blueray Cargo (Grup) John Field dan kawan-kawan yang
berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jumat, 5 Juni 2026
Dalam sidang itu, jaksa KPK awalnya menanyakan kepada saksi
Sri Pangestuti alias Tuti selaku Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan
(PPJK) terkait permintaan pengiriman laptop dan iPhone 17 dari AS ke
Indonesia.
Permintaan tersebut disampaikan oleh Yohanes, yang merupakan
asisten pribadi John Field, saat Raffi mengunjungi Kantor Blueray
Cargo di AS. “Ibu pernah diminta bantuan untuk, ini ada di chat
komunikasi WA (WhatsApp) ibu, ibu pernah diminta bantuan untuk
mengirimkan laptop sama iPhone dari Amerika Serikat?” tanya jaksa
dalam persidangan.
Tuti lantas membenarkan komunikasi antara dirinya dengan
Yohanes. Namun, dia mengklaim enggan memenuhi permintaan dimaksud.
Nama Raffi diketahui juga tertuang dalam Berita Acara
Pemeriksaan (BAP) Yohanes. Hal ini sempat ditanyakan jaksa dalam
persidangan pada Rabu, 20 Mei 2026.
“Di BAP Nomor 108, ini ada titipan kargo di Bali atas nama Raffi Ahmad
melalui Nelwan pegawai Blueray Jakarta perwakilan Amerika Serikat. Dia
ada nitip laptop sama hp, bagaimana ini saksi?” tanya jaksa.
Yohanes lantas menjelaskan bahwa Nelwan merupakan Kepala
Divisi Blueray Cargo di AS. Saat itu, Raffi sedang berlibur. “Izin
saya jelaskan. Jadi, lagi itu dari Ko Nelwan, dia kepala divisi
Amerika, dia ada apa si Raffi lagi jalan-jalan ke Amerika, mau titip
handphone. Itu iPhone 17 kalau enggak salah baru keluar, buat
masukin,” jawab Yohanes.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik
Husein menjelaskan nama Raffi muncul karena dirinya sempat berkunjung
ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat (AS) untuk menitip atau
mengirimkan sejumlah barang elektronik ke Indonesia, seperti iPhone
17.
“Betul, ada fakta saudara RA [Raffi Ahmad] itu menitip,” kata
Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6) malam.
Kini, Raffi telah menggandeng advokat senior Hotman Paris
Hutapea untuk memberikan pendampingan hukum setelah terseret dalam
perkara tersebut.
Dalam video yang diunggah di akun Instagramnya
@hotmanparisofficial, Hotman menyebut kepergian Raffi ke Amerika
Serikat itu tidak seorang diri, tapi juga ada selebritas lainnya.
Hotman pun mengungkapkan sejumlah nama selebritas papan atas
Indonesia dari mulai Ariel Noah hingga Gading Martin. “Orang-orang
yang ada di tempat tersebut pada waktu itu, waktu makan di Awang
Kitchen di New York City adalah ada nama Ariel Noah, ada nama Desta,
dan Gading Martin. Waktu itu mereka mengunjungi Awang Kitchen, satu
restoran populer di New York, Amerika Serikat,” tutur dia seperti
dikutip Selasa, 9 Juni 2026.
“Tapi, kok tiba-tiba nama Raffi Ahmad oleh para oknum yang tidak suka,
malah dia diviralkan, diviralkan, dibuat nistaan bahwa seolah-olah
Rafi Ahmad terlibat dalam skandal, skandal impor Blueray cargo, ya,
Blueray cargo yang melibatkan oknum Bea dan Cukai,” sambungnya.
Namun, Hotman belum berbicara lebih lanjut ihwal
terseretnya Raffi dalam kasus tersebut. Dia hanya menerangkan bersama
Raffi Ahmad akan menggelar konferensi pers pada Kamis (11/6) untuk
berbicara lebih lanjut ihwal perkara terseret dalam kasus rasuah di
lingkungan bea cukai tersebut. “Ketemu hari Kamis jam 02.00 siang di
tempat yang akan ditentukan, Hotman dan Raffi Ahmad akan melakukan
konferensi pers di Jakarta,” ucap Hotman.
Sementara itu, Raffi telah membantah tuduhan keterlibatannya
dalam dugaan korupsi importasi tersebut.
Ia malah menyatakan sudah terbiasa disebut-sebut dalam
permasalahan yang terjadi, meskipun sesungguhnya tidak pernah
terlibat.
“Oh ya, sudah biasa. Saya pernah dibawa nama pencucian uanglah,
inilah. Tapi yang pasti kalau ini, saya tidak pernah ada transaksi dan
tidak pernah memesan, menerima pun nggak,” kata Raffi seperti dikutip
dari detik.com.
“Tapi nanti lebih jelasnya lagi, saya udah hubungi Bang Hotman
untuk kita pendapingan hukum. Nanti lebih jelasnya lagi hari Kamis,
kita preskon biar terjabarkan semuanya,” lanjutnya, tulis cnni.
(dika-01)
