Jakarta, hariandialog.co.id.- Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai
salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki peran penting
dalam mendukung pemulihan ekonomi daerah dan nasional. Karena itu,
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) dan
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berkomitmen untuk mewujudkan BPD
memiliki sistem keuangan yang stabil, kuat, dan berintegritas.
Langkah ini penting untuk mendorong perbankan daerah agar
lebih maju demi memulihkan perekonomian di daerah. Karena itu,
dibutuhkan upaya strategis untuk memperkuat peran BPD.
Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan
Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni berharap, BPD dapat memberikan
pelayanan optimal kepada masyarakat pengguna jasa keuangan.
“Agar kita bisa bersama-sama bangkit di dalam kondisi pandemi
Covid-19 ini. Kita mengetahui bahwa setidaknya ada tujuan BUMD, yakni
memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah, itu yang
utama,” jelas Fatoni saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri)
dalam Webinar Financial BPD untuk Daerah: Menagih Strategi & Inovasi
BPD untuk Pemulihan Ekonomi Daerah, Jumat (25/02/2022).
Menurutnya, kegiatan ini strategis untuk menyatukan persepsi
dan komitmen dalam mengoptimalkan pengelolaan BPD agar tata kelolanya
semakin baik. Gelaran ini juga menjadi peluang mewujudkan tujuan
adanya BUMD. Adapun tujuan tersebut, yakni memberikan manfaat bagi
perkembangan perekonomian daerah, menyelenggarakan kemanfaatan umum,
serta memperoleh keuntungan. Dengan demikian, BUMD termasuk BPD dapat
mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat
di daerah.
“Kemendagri terus berupaya dan berkomitmen untuk mendorong
kemajuan BUMD (termasuk di dalamnya BPD). Selain itu, Kemendagri terus
melakukan pembinaan dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan
daerah. Termasuk di dalamnya terkait pembagian urusan pemerintahan,
pengelolaan keuangan daerah, dan kebijakan di daerah,” ucap Fatoni
seperti ditulis Indonews.
Fatoni menyampaikan berbagai saran untuk memperkuat keberadaan
BPD. Hal itu seperti dengan menunjukkan posisioning dan menanamkan
brand awareness sebagai perusahaan milik masyarakat di daerahnya. Ini
dibuktikan dengan pelayanan optimal di atas harapan masyarakat.
(lka/han).
