
Jakarta, hariandialog.co.id.- Upaya Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud
Mattalitti, untuk mengembalikan UUD 1945 ke naskah asli, mendapatkan
dukungan dari Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) dan
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).
Dukungan tersebut disampaikan langsung ke LaNyalla saat
kedua lembaga tersebut beraudiensi ke Kantor DPD RI, Senin
(08-08-2022). Dalam audiensi itu, hadir Dewi Anggareni, Penasehat
Gibas yang juga anggota Lemhanas, Ketua Gibas Aria Riefaldhy, dan
Ketua Bidang Hukum HNSI Secarpiandy.
Sementara LaNyalla didampingi Senator asal Lampung Bustami
Zainuddin dan Staf Khusus Ketua DPD RI, Sefdin Syaifuddin
Ketua Gibas Aria Riefaldhy mengatakan, ada beberapa poin yang
disampaikan pihaknya di pertemuan tersebut. Yang pertama adalah Gibas
ingin peran serta Gibas dan masyarakat berperan aktif untuk mengawal
perjalanan bangsa. Masyarakat harus diberi ruang untuk membangun dan
menentukan arah perjalanan bangsa ke depan.
“Ke depan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk
menangkal radikalisme dan penyebaran narkotika. Semua ini bisa kita
laksanakan kalau kita punya sosok seperti Ketua DPD RI. Apalagi
perjuangannya yang saat itu menghapus ambang batas presidential
threshold dan sekarang mengembalikan naskah asli UUD 45 semua sesuai
dengan perjuangan Gibas,” katanya.
Tidak itu saja, dia mengatakan harus ada upaya agar
masyarakat menjadi lebih sadar politik. Oleh karenanya, Aria mengaku
siap meresonansikan gagasan LaNyalla untuk membangun kesadaran
masyarakat agar paham terhadap situasi kebangsaan kekinian. “Salah
satu peran serta masyarakat yang diharapkan adalah dapat meminimalisir
golput atau meningkatkan gerakan sadar politik di masyarakat. Semua
harus paham politik, karena untuk mengawal perjalanan bangsa,” katanya
Sedangkan Ketua Bidang Hukum HNSI Secarpiandy, mengatakan
Indonesia membutuhkan pemimpin yang tegas dan berani seperti Soekarno
dan Soeharto. Dari sekian banyak tokoh nasional yang tampak, LaNyalla
merupakan figur yang memiliki ketegasan dan keteguhan sikap dalam
berpolitik. LaNyalla, Secarpiandy melanjutkan, juga memiliki
kepedulian yang cukup tinggi terhadap persoalan kebangsaan yang
dirasakan masyarakat. “Dari semua tokoh yang ada, LaNyalla inilah yang
berani dan cocok menjadi pemimpin. Karena, bapak ini punya karakter,”
katanya seperti release BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI LANYALLA.
Senator asal Lampung, Bustami, mengatakan DPD akan menampung
semua aspirasi dan rencana ke depan dari Gibas dan HNSI. “Silakan
aspirasi ditulis dan kami akan tindak lanjuti. Situasi yang terjadi di
bangsa ini, semuanya terjadi karena amandemen UUD 45. Silahkan baca
Peta Jalan yang dibuat oleh Ketua DPD RI. Semua tertuang lengkap di
situ. Kalau udah baca kita akan semakin paham arah perjalanan bangsa
ke depan,”tuturnya.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan
akan terus memperjuangkan agar UUD1945 bisa kembali ke naskah asli.
“Semua yang terjadi di bangsa ini, adalah akibat amandemen yang
berkali-kali dilakukan. Dan itu sudah keluar dari semangat para
pendiri bangsa. Oleh sebab itu, kita akan terus berjuang agar naskah
asli UUD 1945 bisa dikembalikan untuk selanjutnya kita sempurnakan
dengan adendum,” katanya. (tob).
