Jakarta, hariandialog.co.id.- – Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta
mengungkap penurunan biaya penggunaan listrik di Jakarta saat aksi
pemadaman listrik serentak di sejumlah wilayah Jakarta kemarin. Biaya
penggunaan listrik mampu ditekan hingga kisaran Rp 108.693.752 atau Rp
108 juta.
Langit Jakarta diketahui sempat terasa gelap pada Sabtu
(13/6) malam dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026. Pemadaman
berlangsung sejak pukul 20.30 WIB-21.30 WIB.
“Berdasarkan data PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya
(PLN Disjaya), aksi yang berlangsung pukul 20.30-21.30 WIB tersebut
berhasil menekan emisi karbon hingga 60,14 ton CO2e. Menghemat
konsumsi listrik sebesar 75,18 MWh, serta menurunkan biaya penggunaan
listrik mencapai Rp 108.693.752,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup
DKI Jakarta, Dudi Gardesi, dalam keterangannya, Minggu, 14 Juni
2026
Pemadaman dilakukan di sejumlah titik strategis dan ikon
Jakarta, yaitu Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung
Selamat Datang Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Pemuda, Patung
Jenderal Sudirman, hingga kawasan Balai Kota DKI Jakarta.
Dudi mengatakan, aksi tersebut menjadi bentuk komitmen
Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong budaya hemat energi. Aksi itu
sekaligus mengajak masyarakat mengambil bagian dalam upaya pengurangan
emisi gas rumah kaca, tulis dtc. (nita-01)
