
Jakarta, hariandialog.co.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora ) Erick Thohir, menyampaikan delapan ribu peserta akan mengikuti ajang Merdeka Run yang akan dilaksanakan pada 29 Agustus 2026 mendatang di Jakarta.
Menurut Erick kegiatan olahraga ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam perayaan kemerdekaan.
“Memang Merdeka Run menjadi salah satu event yang ditunggu-tunggu karena langsung melibatkan partisipasi masyarakat. Jumlah pesertanya rencana hanya delapan ribu orang dan hadiahnya juga bagus-bagus,” ujar Menpora Erick usai memimpin rapat koordinasi dengan stakeholder terkait di Kemenpora, Jakarta, Jumat (31-07-2026).
Erick mengatakan, penyelenggaraan Merdeka Run merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan Indonesia yang memasuki usia ke-81. Menurutnya, Indonesia kini semakin diperhitungkan di dunia, baik dari sisi geopolitik, geoekonomi, maupun berbagai sektor lainnya. “Ini bagian bagaimana kita bersyukur 81 tahun ini kita tumbuh menjadi negara yang diperhitungkan dunia. Tidak hanya geopolitik, geoekonomi, dan lain-lain. Kita terus diperhitungkan secara global. Ini berkat masyarakat kita yang terus berkreativitas,” terang Erick.
Erick menambahkan, Merdeka Run menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan. “Merdeka Run bagian kami dan masyarakat untuk berkolaborasi. Event ini berjalan dengan baik karena dukungan semua pihak,” kata Erick.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026 mendatang. Pemilihan hari Sabtu dilakukan untuk menghindari pelaksanaan Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi yang menjadi waktu masyarakat berolahraga.
Merdeka Run akan dimulai dari Istana Merdeka dan melewati area sekitar Monas sesuai jarak yang telah ditentukan, dan diprioritaskan untuk masyarakat umum. Namun, panitia juga membuka kesempatan bagi atlet nasional, tokoh publik, hingga sejumlah menteri untuk ikut memeriahkan kegiatan tersebut.“Kita terbuka dan memprioritaskan masyarakat. Kalau ada publik figur yang ingin memeriahkan event ini tentu sangat terbuka,” tandas Erick. (zal)
