Brebes, hariandialog.co.id.- Pengelola judi toto gelap “Togel”
terus melaksanakan usaha ilegalnya.
Pengelola atau pengusaha judi togel itu tidak menghargai bulan
ramadhan. Pasalnya, tetap eksis melakukan judi gelapnya melalui agen,
pengecer dan pengepul.
Aparat kepolisian Polres Kabupaten Brebes hingga ke
Polsek Polsek sepertinya tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan
penindakan dengan cara menangkap. “Yah kalau disini tidak ada
penangkapan terhadap perjudian toto gelap. Semuanya sudah ada aturan
jatah penjatahan baik dari pengecer, agen maupun pengelola,” kata
salah seorang warga di salah satu desa di Kabupaten Brebes, Jawa
Tengah.
Menurut warga yang juga salah seorang pengurus
organisasi keagamaan itu, bahwa eksisnya perjudian di Kabupaten Brebes
karena semua mendapat bagian atau jatah dari keuntungan beredarnya
judi togel itu. “Pengusaha langsung ke tingkat provinsi laporannya,
sementara ditingkat agen laporannya ke Polres dan di tingkat kecamatan
hingga desa laporannya ke Polsek. Jadi semua sudah kebagian makanya
tidak ada penindakan seperti penangkapan terhadap penjual kupon judi
toto gelap itu,” terang pria yang tidak mau disebut namanya di media.
Untuk daerah Brebes disebutkan sudah merakyat karena
bukan hanya kaum pria yang bermain tapi juga kaum ibu rumah tangga.
“Kan menggiurkan hasilnya. Pasar seribu rupiah dengan dua angka bila
tepat dapat Rp.60 ribu dan bila tiga angka tepat dengan pasangan
seribu akan mendapat uang Rp.250 ribu dan bila empat angka akan
mendapat Rp.2,5 juta. Jadi sangat menjanjikan sehingga terus ada yang
pasang. Seperti sekarang ini sudah dekat dengan bulan syawal atau
lebaran. Ya siapa tau untung dan mereka pasang dan terus demikian
sehingga setiap hari beli kupon togel,” ungkapnya.
Yang paling sedihnya katanya melanjutkan ceritanya,
seharusnya kaum muslim membaca Alquran di bulan puasa atau ramadhan,
tapi yang dibaca adalah buku mimpi guna mencari angka pasangan judi
togel. “Coba saja lihat tuh di warung kopi terang terangan pengayuh
becak minum sambil membolak balik buku mimpi. Bukannya membaca buku
buku agama minimal surat Yasin tapi ini buku mimpi dengan harapan
tebakannya tepat dan beroleh uang,” jelasnya. (bing).
