Jakarta, hariandialog.co.id.- Kejaksaan Negeri Jakarta
Selatan siap melaksanakan sidang off line atau sidang tatap muka yang
akan dimulai pada 5 Juni 2023, mendatang. “Kita sudah siap untuk itu
dan tidak ada kendala. Dan sudah kita sampaikan kesiapan tim jaksa
baik pengawal maupun Jaksa Penuntut Umum,” kata Kepala Kejaksaan
Negeri Jakarta Selatan, Syarief Sulaeman Nahdi, kemarin (24-05-2023)
disela-sela pemusnahan barang bukti.
“Kita siap untuk sidang off line. Dan ini sudah
menjadi tugas kita selaku jaksa untuk menghadirkan para terdakwa
kehadapan majelis hakim di pengadilan. Jadi tidak ada kendala walau
kita harus ekstra kerja lagi. Dengan sidang off line yang akan dimulai
awal bulan Juni mendatang membuat kita harus ekstra kerja lagi. Kalau
sidang online enak tidak tapi kalau sudah off line, kita harus lebih
hati-hati lagi terhadap para terdakwa,” terang Kajari Jakarta Selatan
itu.
Sementara itu, tim pengawal tahanan sudah siap-siap
memulai kerja dengan menghadirkan para terdakwa ke pengadilan atas
permintaan Jaksa Penuntut Umum atau JPU. “Yah kita sudah terbiasa
dengan sidang tatap muka. Jadi tidak ada kendala. Pasalnya, seluruh
kendaraan sudah siap digunakan begitu juga sarana lainnya seperti
borgol, baju tahanan dan perangkat lainnya sudah beres. Jadi tidak ada
kendala,” terang salah seorang pengawal tahanan ketika dimintai
komentarnya di sela-sela acara pemusnahan barang bukti.
Kasi Pidana Umum Jakarta Selatan, Hafiz Kurniawan,
SH,MH, mengaku sudah memberi brifing kepada semua yang terlibat dalam
pengawalan tahanan. “Semus sudah saya cek kelengkapan baik kendaraan,
borgol alias gari, baju tahanan alias rompi. Bahkan, guna melancarkan
komunikasi baik antara piminan dengan para pengawal tahanan dan juga
sesama serta para supir sudah dipersiapakan perlatan alat komunikasi
seperti Handi toulki atau HT. Sepertinya tidak ada kendala lagi dan
tim sudah solit semuanya,” jelas Hafiz. (tob).
