

Foto : Kondisi Rumah porak poranda diterjang Angin puting Beliung ,warga sedang mebereskan matrial kayu Balok yang menimpa Koban terkena reruntuhan
Bandung Barat,hariandialog.co.id
Malang tak dapat di pungkiri hilang tak dapat diganti,sungguh malang nasib yang di alami Dadang
Sudarman pria kelahiran Cirebon 26-05-1969 berdomisili di Rt.01/Rw.09 Kampung Banuraja Desa Pangauban ,Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat yang sudah menjadi warga tetap sejak Tahun 2011,sungguh tragis nasibnya sudah jatuh ketimpa tangga atas kejadian Angin puting Beliung yang menyapu Rumahnya sampai luluh lantak rata dengan tanah.
Saat ditemui hariandialog.co.id “Dadang menuturkan sekitar pukul 11:15 WIB hari Jumat (29-09-23) terdengar suara gemuruh,saya kaget ada apa belum sempat keluar keburu ambruk saya tak sempat menyelamatkan diri akhirnya terkurung dan tertimpa reruntuhan rumah,mau mandi serta berangkat Sholat Jum’at karena di rumah ga ada kamar mandi,di musim kemarau aga sulit mendapatkan Air,paling kemusola yang ada sumurnya.
Lanjut Dadang “saya kena kayu balok terkena kepala belakang sempet pingsan ,saat diraba kepala saya berdarah, untung para warga langsung pada datang bersama Pak Rt menolong ,di ungsikan ke tetangga sebelah sempet dilarikan ke Rumah Sakit terdekat, (RS Karisma ) dari hasil pemeriksaan luka ( Benjol ) berdarah akibat tertimpa kayu, hasil nya nanti setelah hasil pisum ada luka dalam atau tidaknya, mengucapkan terima Kasih ke warga serta pemeritah Setempat Rt/Rw yang sudah menyelamatkan saya dari puing puing reruntuhan” ujar Dadang.
Ketika ditanya awak “Media” apakah selama ini sebelum kejadian dapat bantuan dari pihak pemerintah,diantaranya Bantuan Langsung Tunai ( BLT) ,Program Keluarga Harapan (PKH) ,Bedah Rumah? Jawab Dadang selama ini belum dapat,paling ada bantuan dari yang Iba melihat kondisi ekonomi keseharian saya, walaupun saya profesi pedagang Cireng yang untung tak seberapa mangkal di salah satu Sekolah Dasar,untuk menyambung hidup sehari hari, sebelumnya pernah menjadi Marbot ( pengurus Mesjid ) di Bandung pulang satu mingu sekali ,menghuni rumah tersebut. memang tidak layak huni, dingding yang sudah pecah besar di sumpel sama guling supaya tidak masuk angin kedalam, gitu juga atap rumah (Asbes),”habis mau tingal dimana Cuma itu yang punya ,sambil mengelus dada kesedihan yang sangat pilu meratap nasibnya.
Sementara itu keterangan pemerintah setempat ketua Rt.03/Rw.09 Holid nurdin ‘membenarkan atas nasib dialami Kang Dadang, kami selaku aparat setempat selama ini berupaya mengajukan nasib warga kami yang statusnya perlu di bantu,tapi hingga saat ini belum ada realisasi,dengan musibah menimpa warga kami ini, ikut prihatin berharap jangan terjadi kembali menimpa warga kami’pungkas Cholid.
Menurut salah satu warga yang meninjau ke lokasi reruntuhan rumah yang ambruk diterjang Angin Puting Beliung, untung tidak menelan jiwa bisa heboh dijagat maya kalo sampai ada korban,NS.Permana kepada aparat peritah setempat Rt/Rw,Kepala Desa cepat tanggap ketika ada aduan dari warga cepat di respon, jangan sampai Setelah hujan baru payung berharap kalau bisa tolong dong kali-kali turun kelapangan keliling liat keadaan lingkungan sekitar ,apa saja sih keluhan warga,jangan hanya laporan di atas meja.
Mohon ke PJ Bupati Bandung Barat ,kalau bisa meninjau langsung atas kejadian inikarna setatus Sosial warga masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih banyak dibawah garis kemiskinan,apa yang disampaikan Bapak agenda awal agar memperhatikan masyarakat yang betulbetul perlu perhatian semoga yang maha kuasa “Alloh Swt” membalas atas kebaikan-kebaikan. ungkapnya.( Nagon)
