Skip to content
Oktober 30, 2026
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan
  • Redaksi
Harian Dialog

Harian Dialog

Menyuarakan Hati Nurani Rakyat Berdasarkan Pancasila

UMKM.jpg
Primary Menu
  • Berita Daerah
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Ibukota
  • Kesra
  • Olahraga
  • Serba Serbi
Light/Dark Button
Live
  • Home
  • Nasional
  • Gudang Bulog Penuh Beras Membusuk, DPR Desak Presiden Turun Tangan
  • Nasional

Gudang Bulog Penuh Beras Membusuk, DPR Desak Presiden Turun Tangan

Harian Dialog Agustus 16, 2025

JAKARTA, hariandialog.co.id – Polemik distribusi beras nasional kembali mencuat setelah Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS, melontarkan kritik tajam terhadap mandeknya penyaluran stok beras Bulog.

Ia menyebut kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi negara sekaligus merugikan rakyat yang saat ini masih menghadapi harga beras tinggi di pasaran.

Dalam sidak ke sejumlah gudang Bulog di Yogyakarta, Semarang, dan Karawang, Rokhmin menemukan banyak stok beras menumpuk hingga sebagian mulai mengalami kerusakan.

Kondisi itu menurutnya ironis, karena di saat bersamaan masyarakat justru kesulitan mendapatkan beras dengan harga terjangkau.

“Kami sudah sidak ke gudang-gudang. Banyak beras membusuk, sementara distribusi tak kunjung dilepas. Ini bukan uang negara, tapi pinjaman dari Bank Himbara. Kalau rusak, siapa yang tanggung? Ini bisa jadi bom waktu,” tegas Rokhmin dalam pernyataannya, Kamis (14/8).

Tarik Ulur Antar Lembaga

Rokhmin menyoroti adanya indikasi tarik-ulur kewenangan di antara Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, dan Kementerian Pertanian terkait distribusi beras.

Menurutnya, situasi tersebut memunculkan saling lempar tanggung jawab sehingga stok beras justru terhambat keluar dari gudang.

“Pertanyaan sederhana, siapa yang memerintahkan Bulog untuk menahan penyaluran beras? Indikasinya, lembaga-lembaga ini tidak mau mengambil risiko dan akhirnya rakyat yang dikorbankan,” ungkap Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University itu.

Ia menambahkan, situasi berlarut-larut ini memperburuk kondisi pasar. Di satu sisi, gudang Bulog penuh bahkan sampai sebagian beras membusuk.

Di sisi lain, harga beras di pasaran terus melambung dan membebani masyarakat kecil.

Bukan dari APBN, Melainkan Pinjaman

Lebih lanjut, Rokhmin membeberkan fakta mengejutkan. Stok beras yang menumpuk di gudang Bulog bukan berasal dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan dari pinjaman komersial Bank Himbara.

“Ini bukan uang APBN, tapi pinjaman komersial. Artinya semakin lama beras ini disimpan, semakin besar kerugian negara akibat bunga pinjaman, selain potensi rusaknya kualitas beras,” jelasnya.

Menurutnya, bila kondisi ini dibiarkan, konsekuensinya bukan hanya kerugian finansial, melainkan juga menurunkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pangan nasional.

“Ini jelas kelalaian, atau bahkan bisa jadi sabotase kebijakan pangan nasional,” katanya.

Desak Presiden dan Aparat Hukum

Rokhmin, yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Kelautan dan Perikanan, menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap persoalan ini.

Ia mendesak Presiden Prabowo dan aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menuntaskan permasalahan distribusi beras.

“Stok menumpuk, harga naik, rakyat menderita, negara tekor. Lalu pejabat-pejabat ini saling cuci tangan. Ini skandal! Presiden dan aparat hukum harus turun tangan sebelum semuanya terlambat,” tegas mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001–2004 itu.

Ia memperingatkan bahwa bila tidak segera diatasi, masalah ini bisa menjadi preseden buruk dalam pengelolaan pangan nasional.

Selain menggerus kepercayaan masyarakat, kondisi tersebut juga berpotensi mengancam stabilitas sosial dan ekonomi.

Ancaman Bom Waktu

Menurut Rokhmin, kelalaian dalam penanganan stok beras dapat berujung pada bencana pangan yang dampaknya luas.

“Ini bisa menjadi bom waktu. Rakyat berhak tahu, siapa mafia di balik permainan busuk ini,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa ketersediaan beras dengan harga terjangkau merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Karena itu, semua pihak yang bertanggung jawab atas distribusi beras tidak boleh mengulur waktu.

“Kalau sampai beras rusak, kerugian bukan hanya secara materi. Ini menyangkut hak rakyat untuk mendapat pangan yang layak. Situasi seperti ini berbahaya bagi stabilitas bangsa,” tambahnya.

Sorotan Publik

Pernyataan keras Rokhmin ini diperkirakan akan memantik perhatian publik sekaligus menekan pemerintah agar memberikan penjelasan terbuka mengenai siapa yang bertanggung jawab.

Publik juga menanti langkah cepat pemerintah untuk memastikan beras di gudang segera didistribusikan.

Pasalnya, kebutuhan beras di masyarakat terus meningkat, terutama jelang musim kemarau panjang yang dikhawatirkan menurunkan produksi. Tanpa langkah cepat, risiko krisis pangan semakin besar.

“Yang jelas, rakyat tidak boleh jadi korban tarik-ulur kepentingan antar lembaga. Negara harus hadir menjamin ketersediaan pangan dengan harga wajar,” tegas Rokhmin.

Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa penyelesaian masalah pangan tidak boleh ditunda lagi.

“Pangan adalah soal hidup dan mati bangsa. Jangan main-main dengan urusan perut rakyat,” pungkasnya.(ary)

About The Author

Harian Dialog

See author's posts

Post Views: 245

Post navigation

Previous: Wujudkan Kemerdekaan Bersama Masyarakat, Lapas Labuhan Ruku Turun Langsung Bagikan Sembako
Next: 8 Kombes  Pol Jadi Brigjen Pol : Salah Satunya  Emilia K Ginting

Related Stories

  • Nasional

Polri Tetapkan 245 Orang Tersangka Karhutla

Harian Dialog Oktober 29, 2026
  • Nasional

PERKUMPULAN AKTIVIS 98: HENTIKAN PENANGKAPAN SEWENANG-WENANG DAN KRIMINALISASI MAHASISWA!

Harian Dialog Oktober 29, 2026
WhatsApp-Image-2026-10-29-at-10.29.44-1068x712.jpeg
  • Nasional

Kodaeral IV Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Momentum Perkuat Semangat Persatuan

Harian Dialog Oktober 29, 2026

Berita Lainnya

1000026882
  • Hukum dan Kriminal

Dua terdakwa Narkotika masing masing Diuntut 3 Tahun Dipertanyakan

Harian Dialog Oktober 29, 2026
1000026868
  • Olahraga

Kemenpora dan Kemnaker Bersinergi Bidang Ketenagaerjaan untuk Pemuda

Harian Dialog Oktober 29, 2026
1000026866
  • Olahraga

Menpora : IYS 2026 Jadi Ajang Membangun Fondasi dan Solusi untuk Masa Depan Indonesia

Harian Dialog Oktober 29, 2026
  • Ekonomi

Demo Mahasiswa Trisakti Jakarta : Mita Menhut Raja Juli Dicopot

Harian Dialog Oktober 29, 2026

Olahraga

1000026868
  • Olahraga

Kemenpora dan Kemnaker Bersinergi Bidang Ketenagaerjaan untuk Pemuda

Harian Dialog Oktober 29, 2026
Menpora : IYS 2026 Jadi Ajang Membangun Fondasi dan Solusi untuk Masa Depan Indonesia 1000026866
  • Olahraga

Menpora : IYS 2026 Jadi Ajang Membangun Fondasi dan Solusi untuk Masa Depan Indonesia

Oktober 29, 2026
Presiden Prabowo Beri Bonus kepada Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 1000026768
  • Olahraga

Presiden Prabowo Beri Bonus kepada Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026

Oktober 29, 2026

Kesehatan

a680a993-c7a1-44c8-a6ab-74c86fdef29e
  • Kesehatan

Bantuan Dana Penyehatan JKN Cair Rp.10 T

Harian Dialog Oktober 27, 2026
175 Wartawan Periksa Kesehatan Gratis
  • Kesehatan

175 Wartawan Periksa Kesehatan Gratis

Oktober 26, 2026
Menkes Percepat Bantuan Medis ke Daerah Terdampak Karhutla
  • Kesehatan

Menkes Percepat Bantuan Medis ke Daerah Terdampak Karhutla

Oktober 24, 2026

Teknologi

1000026717
  • Techonology

Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Telekomunikasi Kembangkan AI

Harian Dialog Oktober 29, 2026
Jakarta,hariandialog.co.idPT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison, Indosat, IOH, atau Perusahaan; IDX: ISAT) sukses mempertahankan momentum bisnis kuat...
Baca Selengkapnya Read more about Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Telekomunikasi Kembangkan AI
IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max 5e9c4c2f-04ef-434a-92fa-0bc763032e86
  • Techonology

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

Oktober 20, 2026
  • Techonology

Oktober 19, 2026
Era Digital, SMPN 7 Kota Cirebon Tumbuhkan Kepercayaan Publik Lewat Medsos 9cf4fcec-f390-46ca-b9a8-e5345295ac6a
  • Techonology

Era Digital, SMPN 7 Kota Cirebon Tumbuhkan Kepercayaan Publik Lewat Medsos

Oktober 12, 2026
Era AI Mengubah Cara Publik Mencari Informasi, Media Dituntut Adaptif Embedded AI
  • Techonology

Era AI Mengubah Cara Publik Mencari Informasi, Media Dituntut Adaptif

Oktober 6, 2026

Kesra

20261027125717_normal
  • Kesra

Batak: Raja Tanpa Mahkota, Kerajaan Tanpa Istana

Harian Dialog Oktober 27, 2026
Peradilan Luhur Indonesia Makmur: Pengadilan Tinggi Denpasar Bersama Pengadilan Negeri se Bali Gelar Bakti Sosial di Bangli 218e4558-de79-4949-a684-c54da22bc1fc
  • Kesra

Peradilan Luhur Indonesia Makmur: Pengadilan Tinggi Denpasar Bersama Pengadilan Negeri se Bali Gelar Bakti Sosial di Bangli

Oktober 26, 2026
Kapolres Binjai Hadiri Minggu Kasih di GBKP Simpang Awas, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas 034e8ef1-348b-4fcd-b595-b731bd7dd096
  • Kesra

Kapolres Binjai Hadiri Minggu Kasih di GBKP Simpang Awas, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Oktober 26, 2026

Pendidikan

7969b4f7-d02b-4b80-8764-6500d22e0ac8
  • Pendidikan

Polisi Bersahabat Dengan Siswa SD

Harian Dialog Oktober 26, 2026
BPK Ungkap Temuan Dana Negara di Bidang Pendidikan
  • Pendidikan

BPK Ungkap Temuan Dana Negara di Bidang Pendidikan

Oktober 24, 2026
Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa 1000024338
  • Pendidikan

Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa

Oktober 24, 2026
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan
Copyright Harian Dialog Online © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.