Jakarta, hariandialog.co.id.- Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai
Gerindra, Putih Sari, mengkritik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang
membantah fasilitas kesehatan atau faskes di Tanah Air kolaps. Putih
Sari meminta Kemenkes untuk jujur soal kondisi faskes di Indonesia
saat ini.
“Yang agak miris justru pernyataan dari jubir (Kemenkes)
Ibu Nadia beberapa hari yang lalu, yang mengatakan belum terjadi
kolaps di fasilitas kesehatan. Saya nggak ngerti ini ya, nggak paham,
maksudnya seperti apa?” kata Putih dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI,
yang disiarkan YouTube DPR RI, Senin (05-07-2021).
Putih ingin Kemenkes melihat grafik laporan rumah sakit.
Kondisi di lapangan, kata Putih, masyarakat yang membutuhkan pelayanan
rumah sakit sulit mendapatkan. “Saya kira jangan cuma lihat dari
laporan data saja, lihat grafik laporan rumah sakit, ya harus melihat
lah, saya kira di berita juga cukup jelas antrean seperti apa, lalu
juga masyarakat putar sana putar sini mencari rumah sakit tidak dapat,
harus mutar-mutar, pindah mencari rumah sakit,” ujarnya.
Kemenkes, kata Putih, seolah-olah tak ingin mengakui
soal kondisi fasilitas kesehatan di lapangan. Putih menilai Kemenkes
kemungkinan ini masyarakat tetap tenang dengan membantah fasilitas
kesehatan di Indonesia kolaps. “Ini kok sepertinya belum mau mengakui
kalau kita sudah kolaps, tadi juga Persi juga sudah menyampaikan
begitu tingginya permintaan masyarakat. Sebaiknya tentu
Kemenkes ya memberikan kondisi yang sebenar-benarnya,
jangan memberikan justru berita-berita yang membuat masyarakat, ya
mungkin buat menenangkan masyarakat, tapi justru jangan sampai
masyarakat menganggap kondisi ini baik-baik saja, jadi prokesnya jadi
kendor,” ucapnya.
Namun Putih meminta Kemenkes jujur soal kondisi fasilitas
kesehatan sebenarnya. Hal itu, kata Putih, agar masyarakat peduli
sehingga tak menganggap enteng protokol kesehatan. “Jadi ya harus
jujur lah dengan kondisi sebenarnya seperti apa, jadi masyarakat juga
aware, tidak meremehkan protokol kesehatan, mau mengikuti anjuran PPKM
yang hari ini berjalan,” imbuhnya. (dtc/diah).
