Banten, hariandialog.co.id.-Provinsi Banten menjadi provinsi dengan
angka angka pengangguran tertinggi di Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka
pengangguran terbuka di Provinsi Banten mencapai 7,02 persen atau 425
ribu.
Menanggapi hal tersebut, Pj Gubernur Banten Al Muktabar
menjelaskan penyebab tingginya angka pengangguran di Provinsi Banten.
Dia mengatakan tingginya persentase angka penganggiran
karena daerahnya menjadi tujuan masyarakat dari pelbagai daerah
mencari kerja.
Sedangkan ketika tiba di Provinsi Banten para pendatang tersebut tak
langsung mendapat pekerjaan. Tetapi masuk data BPS.”Kita tahu Banten
ini adalah tempat saudara-saudara kita se-Indonesia mencari
peruntungan,” kata Al Muktabar di gedung DPRD Banten, Selasa
(7-5-2024).
Ungkapan Al Muktabar tersebut berkaca pada angka kemiskinan
di Provinsi Banten. Lanjut dia, angka kemiskinan di tanah jawara ini
menurun. “Logika sederhana jika angka pengangguran tinggi, angka
kemiskinan juga harusnya tinggi. Ini nggak,” katanya.
Kendati demikian, Al Muktabar mengaku telah melakukan
upaya-upaya penurunan angka pengangguran dengan mempermudah investasi
tulis tribune.
Selain itu juga, Pemprov Banten juga telah memperbanyak
kegiatan bursa lapangan kerja atau job fair guna mempermudah akses
para pencari kerja mendapatkan pekerjaan. “Banyak yang tidak bisa
terakses oleh pencari kerja dan pelamar terbatas,” ungkapnya. (nasya)
