Medan, hariandialog.co.id.- Tim Fleet One Quick Response (F1QR)
TNI Angkatan Laut Lantamal I Belawan menggerebek lokasi penyimpanan
avtur curian di Pantai Dewi Indah, Kecamatan Pantai Labu, Sumatera
Utara.
Sindikat pencuri bahan bakar pesawat atau avtur di Deli
Serdang, Sumatera Utara, menjalankan aksinya dengan melubangi pipa
bawah laut dan memasang selang khusus untuk menyedot avtur langsung ke
tangki penyimpanan mereka.
“Jadi modus pencurian BBM milik Pertamina ini dilakukan dengan
melubangi pipa bawah laut dan memasang selang yang terhubung ke tangki
di gudang penampungan,” kata Komandan Pos Angkatan Laut Pantai Labu,
Letda Marinir Olpen Situmorang, dalam keterangannya, Rabu, 12 Februari
2025.
Dalam operasi tersebut, tiga pelaku berinisial AR (47), IW
(31), dan H (43) ditangkap. Salah satu di antaranya merupakan
pengelola objek wisata Pantai Dewi Indah.
Komandan Pos Angkatan Laut Pantai Labu, Letda Marinir Olpen
Situmorang, mengatakan sindikat ini telah beroperasi sejak 2022. Dalam
satu kali aksi, para pelaku bisa mencuri hingga 30 kilo liter (kl)
avtur milik Pertamina yang diperuntukkan bagi pesawat di Bandara
Kualanamu.
Di lokasi kejadian, petugas menyita 29 tangki berkapasitas
1 kl serta dua drum berisi sekitar 220 liter avtur. Saat ini, TNI AL
berkoordinasi dengan Polresta Deli Serdang untuk mengusut jaringan
pencurian ini lebih lanjut.
Salah seorang warga yang kebetulan lewat dan menyaksikan
penangkapan dan penyitaan
Avtur terheran-heran, kenapa bisa dan pihak pemilik PT Pertamina tidak
merasa kehilanan. “Kan aneh kok Pertamina tidak merasa kehilangan
karena jelas jumlah yang dimasukkan ke pesawat dengan jumlah pemesanan
tidak sama,” jelas pria yang tidak mau disebutkan namanya di media.
(mahar-01).
