
Denpasar- hariandialog.co.id-
Wabup Kab. Badung Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan 30 unit tong komposter kepada para Lurah se-Kecamatan Kuta. Bantuan ini merupakan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) CSR dari RS. Kasih Ibu, sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah organik di tingkat sumber. Ia apresiasi kepada stakeholder, dan masyarakat melakukan aksi kebersihan serentak di pesisir pantai Badung.
Ditegaskan, peringatan Hari Air Sedunia setiap tanggal 22 Maret momentum penting meningkatkan kesadaran akan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan dan inklusif. Hal ini, Bagus Alit Sucipta sampaikan .memimpin apel Peringatan Hari Air Sedunia (World Water Day) Tahun 2026 di Pantai Kelan, Kuta, Badung, Jumat (27/3).

“Persoalan sampah tidak akan pernah selesai jika kita hanya berfokus pada pembersihan di hilir. Oleh karena itu, mulai 1 April 2026, tidak boleh lagi ada sampah organik yang dibawa ke TPA Suwung. Sampah organik wajib diselesaikan dari sumbernya,” tandas Sucipta’didampingi Nyonya Yunita Alit Sucipta,.
Ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari Camat, Perbekel/Lurah hingga Bendesa Adat, untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis sumber. Wabup mengapresiasi sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, khususnya kontribusi RS Kasih Ibu mendukung perubahan perilaku masyarakat melalui bantuan tong komposter.
Kebersihan, kata Sucipta dan kelestarian lingkungan merupakan pondasi utama sektor pariwisata di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, lingkungan yang bersih dan lestari harus terus dijaga sebagai warisan bagi generasi mendatang.
“Aksi hari ini diharapkan jadi budaya dan gaya hidup masyarakat, bersinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sebagai kunci mewujudkan Badung yang bersih, indah, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti,Badung, Asisten Perekonomian dan Pembngunan l Made Agus Aryawan, Asisten Administrasi Umum l Wayan Wijana, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan l Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, para Ketua Organisasi Kewanitaan, kepala OPD terkait, Camat se-Kabupaten Badung, Lurah Tuban, serta undangan lainnya.
Apel Peringatan Hari Air Sedunia mengusung tema “Water and Gender” atau “Air dan Kesetaraan Gender” dirangkai aksi kebersihan (Korve) kawasan Pantai Kelan. Tema jadi pengingat,kelestarian air tanggung jawab bersama, baik laki-laki maupun perempuan, termasuk menjaga ekosistem pesisir dan laut. ( */NL )
Caption :
Wabup Bagus Alit Sucipta hadiri World Water Day 2026 aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pantai Kelan, Kuta, Badung, Jumat (27/3).
