Bandung, hariandialog.co.id. Kondisi jalan rusak tengah jadi sorotan
di berbagai daerah di Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil
sempat diprotes warga Kabupaten Garut gegara jalan yang tak kunjung
diperbaiki.
Nyatanya, jalan rusak bukan cuma berada di Garut. Di beberapa
kabupaten/kota lainnya, banyak ditemukan jalan yang tidak dalam
kondisi baik.
Berdasarkan data BPS dari laporan Jawa Barat dalam Angka 2023,
ruas panjang jalan di Jabar pada akhir tahun 2022 mencapai 28.030,12
kilometer.
Dalam laporan itu, BPS merinci jika 16.999,93 kilometer jalan dalam
kondisi baik, 6.605,43 kilometer dalam kondisi sedang, 2.015,96
kilometer dalam keadaan rusak dan 2.408,82 kilometer dalam keadaan
rusak berat.
Dari total panjang jalan di Jabar yang mencapai 28.030,12
kilometer itu, 2.360,6 kilometer diantaranya diketahui merupakan
kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang
(DBMPR) Jabar, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, ada 71 paket
pengerjaan perbaikan jalan di tahun 2023 ini yang bakal segera
dirampungkan. Dari 71 paket itu, enam diantaranya ada di wilayah
Garut. “Kita punya 71 paket pekerjaan. Di Garut ada 6 paket salah
satunya di batas Bandung-Garut ada 14,7 kilometer,” kata Bambang belum
lama ini.
Untuk perbaikan jalan di Garut kata Bambang, prosesnya
sedang berlangsung dan sudah mulai di tahap perbaikan pondasi jalan.
Namun untuk pelapisan jalan sendiri menurutnya baru akan dilakukan
setelah Hari Raya Idul Fitri mendatang. “Kapan agenda lapis ulang itu,
nanti setelah lebaran H+10, sekarang kita perbaiki semuanya sampai
H-10 lebaran, nanti berikutnya dilapis ulang dari batas Bandung sampai
Garut,” ungkapnya tulis dtc.
Selain Garut, Bambang memastikan perbaikan ruas jalan
provinsi akan dilakukan dengan total panjang jalan mencapai 362
kilometer. “Total panjang jalan yang diperbaiki 362 kilometer
se-Jabar. Termasuk di Garut,” ujarnya. (qiqi).
