Pontianak, hariandialog.co.id.- Kepala Kejaksaan Tinggi
Kalimantan Barat (Kajati Kalbar) Dr. Masyhudi, SH,MH, senantiasa
memperhatikan para penyandang disabilitas. Buktinya, baru – baru ini
(Jumat, 4 Nopember 2022), Kejati Kalbar mengadakan silaturahmi dengan
para penyandan disibilitas
yang ada di kota Pontianak.
Sedikitnya ada 200 orang penyandang disabilitas yang
digabungkan bersamaan dengan sejumlah santri dari berbagai Pondok
Pesantren.
Sang Doktor ilmu hukum dari Universitas Padjajaran Bandung itu,
sengaja membaurkan bersama penyandang disibilitas dengan para santri.
Tujuannya agar santri dan penyandang disibilitas menyatu karena sesama
saudara.
Pada silaturahmi ini, Kejaksaan Tinggi Kalbar memberikan
piagam penghargaan serta uang pembinaan kepada para alet penyandang
disabilitas yang berprestasi. Selain itu, Kejaksaan Tinggi juga
memberikan bantuan berupa kursi roda, kruk serta paket bahan pokok.
Sang Doktor Hukum itu, menyampaikan silaturahmi ini
bertujuan untuk mempererat rasa persatuan dan kebersamaan dengan
penyandang disabilitas. “Kami bangga dengan prestasi-prestasi yang
diraih mereka. Tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga di bidang
pendidikan dan musabaqah tilawatil quran (MTQ),” kata Masyhudi.
Prestasi itu, lanjut Kajati Kalbar, membuktikan bahwa
penyandang disabilitas juga mampu memberikan yang terbaik untuk
Kalimantan Barat. “Semoga prerstasi baik yang diraih terus bisa
dipertahankan dan ditingkatkan baik di kawasan regional, nasional
bahkan internasional.,” lanjut sang Kajati Kalbar itu.
Lebih berprestasi Sementara itu, Ketua National Paralympic
Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Barat, Mustaat Saman mengaku
sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Kejaksaan tinggi.
“Kami sangat tersentuh dengan kebaikan ini. Alhamdulillah Kejati
Kalbar memberikan perhatian bagi kami guna menunjang para atlet untuk
lebih berprestasi lagi,” tambahnya.
Para penyandang disabilitas, lanjut dia, sangat bahagia
diundang ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. Pada kesempatan yang
sama, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalbar
Zamhari Abdul Hakim mengapresiasi undangan dari Kejati Kalbar itu.
“Ini merupakan dukungan bagi penyandang disabilitas untuk terus
bersemangat di segala sektor, baik olahraga maupun bidang lainnya
terutama untuk agama karena selama berbaur antara penyandang
disibilitas dengan para santri pasti ngobrol – ngobrol dan mungkin
bertukar pikiran dan pengalaman masing-masin,” terang Masyhudi. (tob)
