Makassar, hariandialog.co.id. — Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Rusdi
Hartono menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait
peristiwa pembakaran kantor DPRD Sulsel dan Makassar oleh orang tak
dikenal yang menewaskan tiga orang staf. “Anda lihat saja nanti hasil
dari kami kerja. Anda lihat saja,” kata Rusdi di Makassar, Minggu, 31
Agustus 2025.
Terkait adanya informasi rencana aksi demonstrasi, Rusdi
menegaskan bahwa penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara.
Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaannya tetap mengikuti aturan yang
berlaku. “Silakan berekspresi, silakan menyampaikan pendapat, tetapi
jangan melanggar aturan. Hargai juga hak-hak masyarakat yang lain.
Kalau ini bisa kita wujudkan, maka Sulawesi Selatan tetap damai,
sementara kebebasan berpendapat juga bisa kita jaga bersama,” ujarnya.
Rusdi menyebut pihaknya menerjunkan 1.323 personel. Pasukan
dari Polrestabes Makassar akan didukung oleh Polda Sulsel, sementara
TNI juga menurunkan kekuatan pengamana, tulis cnni. ( edy-01)
