Jakarta, hariandialog.co.id.- KEJAKSAAN Negeri Bandung terus mengusut
dugaan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung
tahun anggaran 2025. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung
Anang Supriatna, mengatakan tim penyidik Kejari Bandung telah
memeriksa puluhan saksi dan menyita sejumlah barang bukti dalam proses
penyidikan yang masih berjalan.
“Tim penyidik Kejari Bandung sudah memeriksa lebih dari 50
saksi dan melakukan penyitaan terhadap beberapa barang bukti,” kata
Anang saat ditemui di Kejaksaan Agung Senin, 17 November 2025. Menurut
dia, perkara ini merupakan dugaan penyalahgunaan kewenangan yang
berkaitan dengan pengadaan dan proyek-proyek di Pemkot Bandung.
Anang mengatakan penyidik masih mendalami konstruksi perkara
sehingga detail dugaan kerugian negara belum dibuka. Sebab, lanjut
dia, ada langkah-langkah hukum yang harus ditaati oleh penyidik. Ada
yang bisa terbuka dan ada yang tidak untuk kepentingan penyidikan.
Ia menegaskan bahwa sejumlah temuan awal telah dipegang
penyidik, termasuk indikasi aliran pemberian atau kickback. “Itu yang
masih teman-teman dalami, sudah ada, tapi mereka masih rahasiakan,”
katanya.
Salah satu pihak yang telah dimintai keterangan adalah Wakil
Wali Kota Bandung Erwin, yang sebelumnya menjabat anggota DPRD Kota
Bandung dari Fraksi PKB dan pernah memimpin DPC PKB Bandung sejak
2010. “Pernah diperiksa sebagai saksi,” ujar Anang. Namun pemeriksaan
lanjutan terhadap Erwin belum dijadwalkan.
Kasus ini sebelumnya diungkap Kejari Bandung pada 30
Oktober 2025. Kepala Kejari Kota Bandung Irfan Wibowo, mengatakan
perkara tersebut telah ditangani selama tiga bulan, disertai penyitaan
dokumen dan perangkat elektronik dari sejumlah saksi. Tim penyidik,
kata Irfan, memastikan alat bukti yang dikumpulkan cukup kuat untuk
melangkah ke tahap penyidikan.
Rekam jejak Erwin sempat menjadi sorotan. Pada 2021,
Tempo menemukan perusahaan yang ia miliki, PT Sinar Memossa, memenangi
sejumlah tender pengadaan alat pembelajaran jarak jauh di empat daerah
senilai total Rp 103,9 miliar. Pada Pilkada 2024, Erwin terpilih
sebagai Wakil Wali Kota Bandung mendampingi Muhammad Farhan dengan
perolehan 523 ribu suara.
Anang menegaskan bahwa penetapan tersangka masih menunggu
penguatan alat bukti dan pemeriksaan saksi-saksi, tulis tempo. (bing)
